Kylian Mbappe Ingin Pilih Dirinya Sendiri untuk Gelar Ballon d Or 2026

Kylian Mbappe secara terbuka menyatakan keinginannya untuk memberikan suara bagi dirinya sendiri dalam ajang penganugerahan Ballon d Or 2026.
Penyerang andalan Real Madrid tersebut menyampaikan pandangannya dalam wawancara eksklusif bersama majalah France Football menjelang malam puncak penghargaan bergengsi itu.
Kepercayaan diri Mbappe didasari pada performa impresifnya sepanjang tahun 2026. Ia merasa torehan statistik individu miliknya cukup untuk menempatkannya di posisi teratas sebagai kandidat penerima trofi individu paling prestisius di kancah sepak bola dunia tersebut.
Salah satu argumen kuat yang diajukan sang kapten tim nasional Prancis adalah keberhasilannya menyabet gelar Golden Boot pada ajang Piala Dunia 2026. Mbappe sukses keluar sebagai pencetak gol terbanyak dalam turnamen sepak bola empat tahunan tersebut.
Tidak hanya itu, ia kini memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Pencapaian ini, menurutnya, seharusnya menjadi variabel utama yang dipertimbangkan oleh para pemilih dalam menentukan pemenang Ballon d Or.
“Saya akan memilih diri saya sendiri,” ujar Mbappe dengan nada lugas ketika ditanya mengenai preferensi suaranya.
Bagi Mbappe, performa individu murni harus mendapatkan bobot penilaian yang lebih besar dibandingkan sekadar kesuksesan kolektif tim. Ia berpendapat bahwa kontribusi luar biasa seorang pemain di lapangan tidak boleh terabaikan begitu saja meskipun timnya gagal meraih trofi utama sepanjang musim.
Namun, Mbappe sadar bahwa persaingan menuju Ballon d Or 2026 tidak akan berjalan mudah. Beberapa nama besar lain seperti Harry Kane, Lamine Yamal, dan Rodri juga masuk dalam jajaran kandidat kuat yang memiliki argumen statistik tak kalah mentereng.
Kondisi ini menambah sengit peta persaingan di tahun 2026. Perdebatan klasik mengenai apakah prestasi tim lebih penting daripada performa individu kembali mencuat di kalangan pengamat sepak bola global menjelang pengumuman resmi.
Real Madrid dan tim nasional Prancis memang tidak mendominasi raihan gelar juara pada musim ini. Meskipun demikian, Mbappe bersikeras bahwa nilai-nilai rekor individu tetap harus diakui sebagai dasar objektif penilaian.
Upacara penganugerahan Ballon d Or sendiri direncanakan akan berlangsung di London pada 26 Oktober 2026. France Football dijadwalkan segera merilis daftar nominasi sebelum proses pemungutan suara final dilakukan oleh panel juri yang terpilih.
Kini dunia sepak bola menanti apakah logika yang diusung oleh Mbappe akan sejalan dengan preferensi para pemilih. Jika terpilih, pemain bintang tersebut bakal menorehkan sejarah baru dalam karier profesionalnya di level internasional.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor








