Lionel Messi Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo, Kini Resmi Beli Klub Spanyol

Lionel Messi tampaknya mulai mematangkan rencana pensiun dengan merambah dunia kepemilikan klub sepak bola di Spanyol. Langkah strategis ini menempatkan kapten tim nasional Argentina tersebut dalam persaingan bisnis baru dengan rival abadinya, Cristiano Ronaldo.
Kabar mengenai aksi korporasi tersebut mencuat setelah Lionel Messi dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi 100 persen saham CD Eldense. Klub ini merupakan kontestan Segunda Division atau kasta kedua dalam piramida sepak bola Spanyol.
Pakar transfer sepak bola Eropa, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa kesepakatan telah terjalin antara pihak Messi dengan grup investasi asal Kolombia. Kelompok usaha tersebut sebelumnya memegang kendali mayoritas atas klub yang bermarkas di Stadion Nuevo Pepico Amat ini.
Meski angka transaksi belum diumumkan secara terbuka ke publik, nilai klub di Segunda Division umumnya mencapai jutaan euro. Sebagai gambaran, investasi dalam skala ini melibatkan dana yang melampaui puluhan miliar rupiah.
Proses akuisisi tersebut saat ini masih menemui beberapa tahapan administratif yang harus diselesaikan. Pihak Messi perlu merampungkan prosedur uji tuntas untuk memvalidasi aset dan kewajiban klub secara mendalam.
Selain itu, persetujuan dari Dewan Olahraga Spanyol atau Consejo Superior de Deportes (CSD) menjadi syarat mutlak agar peralihan kepemilikan dianggap sah. Institusi pemerintah ini bertanggung jawab mengawasi tata kelola klub profesional di seluruh Spanyol.
Jika seluruh proses berjalan mulus, CD Eldense menjadi klub kedua di bawah naungan portofolio Messi setelah UE Cornella. UE Cornella sendiri saat ini berkompetisi di kasta kelima sepak bola Spanyol.
Keputusan Messi ini memicu perbandingan dengan langkah yang lebih dulu diambil Cristiano Ronaldo. Megabintang asal Portugal tersebut telah memiliki 25 persen saham UD Almeria melalui perusahaan investasi CR7 Sports Investment.
Perbedaan skala kepemilikan menjadi catatan menarik dalam persaingan ini. Messi berambisi menguasai penuh saham Eldense, sementara Ronaldo memilih skema investasi minoritas di Almeria.
Persaingan kedua pemain legendaris ini kini bergeser dari arena hijau ke ruang direksi. Setelah bertahun-tahun berebut trofi di lapangan, mereka sekarang beradu strategi dalam membangun pengaruh bisnis di industri sepak bola Eropa.
Bagi Messi, langkah ini menegaskan keseriusan dalam menyiapkan masa depan jangka panjang. Ia tidak hanya mengandalkan pendapatan dari kontrak bermain, melainkan mulai membangun ekosistem bisnis sendiri.
Dunia sepak bola Spanyol kini menanti bagaimana pengaruh investasi megabintang ini terhadap performa CD Eldense. Kehadiran pemilik dengan profil global seperti Messi biasanya membawa dampak signifikan terhadap daya tarik komersial sebuah klub.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor








