:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339165/original/077081700_1757044258-000_73GG3MM.jpg)
Megabintang sepak bola dunia, Lionel Messi, kembali menarik perhatian publik setelah mengumumkan daftar 10 pemain muda yang dinilainya memiliki potensi besar menjadi bintang masa depan. Pilihan Messi ini dirilis melalui kolaborasinya dengan Adidas dalam program "Messi +10" musim ketiga, yang kali ini bertajuk "The Next Chapter".
Sebagai peraih delapan trofi Ballon d'Or, status Messi sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa tidak perlu diragukan lagi. Rekomendasi dari sang legenda tentu membawa bobot tersendiri bagi prospek karier para talenta muda ini.
Program "Messi +10" sendiri sudah menjadi inisiatif rutin yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mempromosikan generasi penerus di kancah sepak bola global. Ini menunjukkan komitmen Messi untuk turut membentuk lanskap sepak bola di masa mendatang.
Pengumuman ini juga bertepatan dengan momen emosional bagi Messi, yang baru saja menjalani pertandingan terakhirnya bersama Timnas Argentina dalam laga persahabatan melawan Benin. Seolah mengakhiri sebuah era, "La Pulga" kini mengarahkan sorotan pada wajah-wajah baru yang diyakininya akan menyajikan warna berbeda dalam olahraga ini.
Perhatian terhadap pembinaan usia dini juga digaungkan di Indonesia, dengan dua mantan pemain Timnas Indonesia, Raphael Maitimo dan Sergio van Dijk, yang kini aktif berkontribusi dalam membangun masa depan sepak bola Tanah Air melalui program serupa.
Salah satu nama yang paling mencuri perhatian dalam daftar pilihan Messi adalah Max Dowman, wonderkid dari Arsenal yang tengah menjadi buah bibir di kalangan penggemar sepak bola Inggris. Dowman menunjukkan kemampuan menyerang yang impresif melalui keterampilan individu dan permainan energiknya.
Meskipun baru mengantongi 15 penampilan di tim utama The Gunners, sang gelandang telah merasakan atmosfer Premier League dengan enam penampilan pada musim sebelumnya. Ia bahkan sukses meraih penghargaan Premier League Home Grown Debutant of the Season, menandai awal karier yang menjanjikan.
Dari kubu Chelsea, nama Chloe Sarwie juga berhasil masuk dalam daftar elit ini. Pemain berusia 17 tahun itu mulai menarik perhatian pada musim pertamanya bersama klub dan telah mencatatkan tujuh penampilan di level senior.
Potensi besarnya kian terlihat di level kelompok umur, bahkan ia telah tergabung dalam skuad Timnas Inggris U-20 untuk Piala Dunia.
Selain dua talenta Inggris tersebut, daftar pilihan Messi juga mencakup sejumlah pemain muda dari berbagai penjuru dunia. Ada Zavier Gozo, pemain berusia 19 tahun yang telah menjalani debut internasional bersama Timnas Amerika Serikat, serta Tomas Aranda, gelandang Boca Juniors berusia 19 tahun yang menjadi satu-satunya perwakilan Argentina dalam daftar ini dengan 14 penampilan seniornya.
Nama Gilberto Mora dari klub Tijuana juga patut mendapat perhatian. Pemain berusia 17 tahun ini telah tampil dalam empat pertandingan bersama Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026, menunjukkan kematangan di usia muda.
Kemudian ada Can Uzun, penyerang yang memperkuat Eintracht Frankfurt di Bundesliga Jerman, dengan catatan 19 gol dari 64 pertandingan selama tiga musim terakhir. Uzun juga turut membela Timnas Turki di Piala Dunia 2026.
Dua gelandang berbakat lainnya adalah Kees Smit dari AZ Alkmaar, yang menjadi pemain kunci klub selama tiga musim dan menjalani debut bersama Timnas Belanda tahun ini, serta Jesus Rodriguez, yang bersinar bersama Como di bawah arahan mantan rekan setim Messi, Cesc Fabregas.
Daftar ini juga secara inklusif menyertakan dua pemain putri, yakni Lotta Wrede dari Hamburger SV dan Giovanna Waksman yang kini bermain untuk klub raksasa Prancis, Lyon, menegaskan visi Messi terhadap pengembangan sepak bola secara menyeluruh.
Pemilihan Messi terhadap pemain muda ini bukan tanpa dasar yang kuat, mengingat rekam jejaknya dalam memprediksi talenta. Pada edisi sebelumnya, ia sempat memasukkan nama Rio Ngumoha, yang kini telah menjadi bagian penting dalam skuad Liverpool.
Winger asal Inggris itu mencuri perhatian setelah mencetak gol kemenangan pada menit-menit akhir saat Liverpool menghadapi Newcastle pada Mei 2025, sekaligus menjadikannya pencetak gol termuda dalam sejarah klub. Andrey Santos, gelandang yang kala itu masih di Chelsea sebelum akhirnya berlabuh ke Manchester United, juga pernah merasakan dampak positif dari pengakuan Messi ini.
Daftar pilihan Lionel Messi ini tidak hanya sekadar nama, melainkan sebuah indikator masa depan sepak bola yang akan datang. Dukungan dari ikon sekelas Messi mampu memberikan dorongan moral dan visibilitas yang tak ternilai bagi karier para pemain muda ini, membentuk narasi baru dalam sejarah olahraga.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor