AC Milan dan Juventus Gagal Dekati Papan Atas, Klasemen Liga Italia Stagnan

Dua raksasa Liga Italia, AC Milan dan Juventus, masih kesulitan menembus papan atas setelah hasil imbang yang mengecewakan pada pekan keenam Serie A musim 2026/2027. Rossoneri berbagi poin dengan Sassuolo, sementara Bianconeri hanya mampu bermain seri di kandang Cagliari.
Hasil ini tentu menjadi sorotan tajam, mengingat ambisi besar kedua klub untuk kembali bersaing memperebutkan scudetto atau setidaknya mengamankan tiket Liga Champions Eropa.
AC Milan lebih dulu kehilangan kesempatan emas untuk mengamankan tiga angka penuh dalam lawatan mereka ke Stadion Mapei menghadapi Sassuolo. Sempat unggul melalui gol gelandang Adrien Rabiot, keunggulan itu sirna hanya lima menit berselang setelah Cas Odenthal menyamakan kedudukan.
Skor imbang 1-1 adalah hasil akhir yang terasa seperti dua poin yang hilang bagi skuad asuhan Stefano Pioli.
Senasib dengan rivalnya, Juventus juga harus puas dengan raihan satu poin saat melawat ke Stadion Unipol Domus, markas Cagliari. Mereka bahkan sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama setelah Daniel Maldini mencetak gol pembuka.
Gol penyama kedudukan akhirnya datang pada menit ke-81 melalui Randal Kolo Muani, menyelamatkan Bianconeri dari kekalahan pahit.
Dominasi Juventus dalam pertandingan itu tak terbantahkan, dengan penguasaan bola mencapai sekitar 72 persen dan total 15 tembakan ke gawang lawan. Namun, statistik impresif tersebut tidak cukup untuk mengantarkan mereka pada kemenangan, karena Cagliari mampu bertahan dengan solid.
Tambahan satu poin menempatkan AC Milan tetap di urutan kelima klasemen sementara dengan koleksi 12 poin.
Juventus, dengan 11 poin, menempati posisi keenam, tertinggal satu angka dari Rossoneri.
Posisi ini jelas jauh dari harapan bagi tim sekelas Milan dan Juventus, yang secara historis selalu menjadi penantang utama gelar. Jarak dengan pemuncak klasemen mulai melebar, menciptakan tekanan awal bagi kedua pelatih untuk segera menemukan formula terbaik agar tim bisa tampil konsisten.
Musim kompetisi Serie A masih panjang, namun start yang kurang meyakinkan ini menjadi alarm bagi AC Milan dan Juventus. Konsistensi, efektivitas di lini serang, dan soliditas pertahanan menjadi kunci bagi mereka untuk memperbaiki posisi dan mengejar ketertinggalan dalam perburuan gelar serta kualifikasi Eropa.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5339165/original/077081700_1757044258-000_73GG3MM.jpg)









