Michel Platini Jagokan Bintang PSG Khvicha Kvaratskhelia Raih Ballon d'Or 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8136733/original/051094900_1780988834-Michel_Platini.jpg)
Legenda sepak bola Prancis Michel Platini secara mengejutkan menjagokan bintang Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, sebagai kandidat utama peraih trofi Ballon d'Or 2026.
Pilihan ini memancing perdebatan di kalangan pecinta sepak bola global mengingat persaingan ketat dari para pemain yang tampil gemilang di Piala Dunia 2026. Lamine Yamal, Rodri, dan Kylian Mbappe muncul sebagai pesaing kuat setelah menunjukkan performa impresif di ajang empat tahunan tersebut.
Kylian Mbappe misalnya, telah mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen Piala Dunia dengan torehan 10 gol dalam delapan pertandingan. Namun, performa individu yang luar biasa itu tidak dibarengi dengan gelar juara bagi tim nasional Prancis yang hanya mencapai babak semifinal.
Platini memiliki pandangan berbeda mengenai kriteria penilaian penghargaan individu paling bergengsi ini. Ia menilai kesuksesan di tingkat klub, terutama Liga Champions, memiliki bobot yang sangat besar.
"Untuk Ballon d'Or, saya akan memasang taruhan pada Kvaratskhelia karena dia memenangkan gelar Liga Champions bersama Paris Saint-Germain," ujar Platini dalam wawancaranya bersama Goal International.
Kvaratskhelia memang menjadi kunci keberhasilan PSG mempertahankan trofi Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut. Pemain asal Georgia tersebut tampil dominan dengan mencetak 10 gol serta memberikan tujuh assist sepanjang kompetisi elite Eropa itu.
Performa impresif tersebut membuat Kvaratskhelia dianugerahi penghargaan Pemain Terbaik UEFA. Selain Liga Champions, ia juga berperan vital membantu PSG menjuarai kompetisi domestik Ligue 1 sejak kepindahannya dari Napoli pada Januari 2025.
Tentu saja, status Kvaratskhelia sebagai kandidat kuat bukannya tanpa kendala berarti. Tim nasional Georgia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, sehingga ia kehilangan panggung pamer bakat di turnamen internasional paling akbar tersebut.
Hal ini berbeda dengan kandidat lainnya seperti Rodri atau Yamal yang menjadi tulang punggung Spanyol dalam menjuarai Piala Dunia 2026. Kurangnya eksposur di level dunia sempat diragukan akan memengaruhi penilaian para juri penghargaan.
Meski demikian, Platini tetap teguh pada pilihannya dan merasa pencapaian di level klub sudah cukup untuk mengantarkan Kvaratskhelia meraih trofi bola emas tersebut. Ia mengakui masih terdapat empat atau lima pemain lain yang juga memiliki peluang setara.
Seremoni penganugerahan Ballon d'Or 2026 sendiri dijadwalkan akan digelar pada 26 Oktober 2026. Publik kini menunggu apakah performa di klub atau aksi di panggung Piala Dunia yang akan lebih memikat hati para pemilik suara.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor











