Real Madrid Jamu Inter Milan, Jose Mourinho Reuni di Liga Champions

Real Madrid akan memulai kampanye Liga Champions musim ini dengan menjamu Inter Milan di Stadion Santiago Bernabeu pada Rabu dini hari. Laga ini menjadi sorotan utama karena menandai kembalinya Jose Mourinho ke stadion kebanggaan Madrid tersebut dalam status sebagai pelatih tim tuan rumah.
Pertandingan ini menyimpan memori kolektif yang cukup dalam bagi publik sepak bola Eropa. Enam belas tahun silam, Mourinho membawa Inter Milan menjuarai Liga Champions di tempat yang sama setelah menaklukkan Bayern Munchen di partai final.
Kini, situasinya telah berubah drastis.
Mourinho kini menukangi Los Blancos, sementara posisi pelatih Inter Milan diisi oleh Cristian Chivu. Perlu diketahui, Chivu merupakan salah satu pemain kunci yang mengantar Inter meraih treble winner di bawah asuhan Mourinho pada musim 2009/2010.
Kedua kesebelasan datang dengan ambisi besar setelah capaian kurang memuaskan di kompetisi Eropa musim lalu. Real Madrid harus terhenti di babak perempat final oleh Bayern Munchen, sedangkan Inter Milan mengalami hasil negatif di babak playoff saat menghadapi klub asal Norwegia, Bodo/Glimt.
Secara statistik, Real Madrid memiliki catatan impresif pada laga pembuka Liga Champions. Mereka sukses mengemas 17 kemenangan dari 19 pertandingan terakhir di fase grup.
Dominasi mereka di kompetisi domestik juga masih terjaga dengan catatan tiga kemenangan beruntun sebelum sempat tersandung oleh Real Betis pekan lalu. Hal ini menjadi modal mental yang kuat bagi pasukan Mourinho menghadapi tim tamu dari Italia.
Di sisi lain, Inter Milan sedang berada dalam performa puncak di Serie A. Mereka memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 9 poin hasil dari tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan dramatis 3-2 atas Napoli melalui gol di masa injury time.
Meski memiliki catatan domestik yang mentereng, rekam jejak Inter melawan tim Spanyol di laga tandang cukup mengkhawatirkan. Mereka belum pernah meraih kemenangan dalam 13 lawatan terakhir ke tanah Spanyol di kompetisi Eropa.
Kemenangan tandang terakhir Inter di Spanyol terjadi pada musim 2004/2005 saat menghadapi Valencia. Rekor buruk ini tentu menjadi tantangan besar bagi Cristian Chivu untuk membuktikan kapasitas taktiknya melawan sang mentor di depan puluhan ribu pendukung Madrid.
Pertandingan diprediksi akan berlangsung terbuka dengan intensitas serangan yang tinggi dari kedua kubu. Real Madrid kemungkinan besar akan mengandalkan trio Vinicius Jr, Jude Bellingham, dan Kylian Mbappe dalam skema 4-2-3-1 untuk membongkar pertahanan Inter.
Sementara itu, Inter Milan dipastikan menerapkan formasi 3-5-2 yang mengandalkan kedalaman skuad untuk menahan gempuran tuan rumah. Dengan dukungan atmosfer Santiago Bernabeu, Real Madrid diunggulkan untuk memenangkan laga ini dengan skor tipis 2-1.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor










