Sassuolo Terpuruk di Serie A, Absennya Jay Idzes Jadi Sorotan Utama

Klub Serie A, Sassuolo, tengah menghadapi masa sulit setelah gagal meraih hasil maksimal dalam tiga pertandingan terakhir. Penurunan performa ini memicu spekulasi mengenai pengaruh absennya bek andalan sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang masih menjalani pemulihan cedera.
Sejak pertengahan September 2026, sosok berusia 26 tahun tersebut harus menepi dari lapangan hijau. Idzes terakhir kali tampil impresif saat membantu Sassuolo menumbangkan raksasa Italia, Juventus, dengan skor 3-2 pada 14 September lalu.
Tanpa kehadiran sang komandan lini belakang, Neroverdi hanya mampu mengumpulkan satu poin dari kemungkinan sembilan angka. Mereka menelan kekalahan pahit dari Monza dan Frosinone, serta hanya berbagi skor imbang saat berhadapan dengan AC Milan.
Data statistik menunjukkan perbedaan yang cukup kontras antara performa tim saat Idzes bermain dan saat ia harus absen. Ketika Idzes mengawal pertahanan, Sassuolo berhasil mengantongi tujuh poin dari tiga laga awal yang dijalani.
Kondisi ini membuat Sassuolo kini tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi delapan poin. Kelemahan di lini belakang menjadi celah yang paling terlihat, terutama saat duet bek pengganti gagal membendung serangan lawan secara konsisten.
Sassuolo News melaporkan bahwa masalah tim sebenarnya tidak hanya terletak pada satu pemain saja. Kesalahan individu serta minimnya koordinasi antar pemain di sektor pertahanan menjadi faktor penyumbang keterpurukan skuad asuhan Alberto Aquilani tersebut.
Cedera hamstring tingkat sedang pada otot quadriceps kaki kiri memaksa Idzes untuk beristirahat lebih lama. Berdasarkan prediksi tim medis, sang pemain kemungkinan besar akan melewatkan empat laga krusial mendatang, termasuk duel melawan Lazio, Fiorentina, dan AS Roma.
Jadwal berat sudah menanti Sassuolo pada pekan kedelapan saat mereka bertandang ke markas Como 1907 di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Stadion ini merupakan markas dari klub yang bermarkas di wilayah Lombardy, Italia, yang baru saja promosi ke kasta tertinggi.
Harapan untuk melihat kembali sang kapten merumput diperkirakan baru akan terwujud pada akhir November nanti. Pertandingan melawan Genoa pada 22 November 2026 menjadi target realistis bagi tim medis untuk memastikan Idzes kembali dalam kondisi kebugaran yang prima.
Hingga saat itu tiba, Aquilani harus memutar otak mencari strategi alternatif untuk menutupi kekosongan di jantung pertahanan. Tantangan ini menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuad Sassuolo di tengah persaingan ketat Serie A musim 2026/2027.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379442/original/072640700_1792623284-mu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379414/original/009657300_1792618785-inter.jpg)






