Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Striker Timnas Indonesia Mitchell Baker Tampil Ganas di AS

Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, kembali memamerkan ketajaman insting mencetak golnya di kompetisi sepak bola universitas Amerika Serikat.
Baker sukses mencetak dua gol atau brace saat membela Georgetown University yang berhasil menaklukkan Pittsburgh dengan skor telak 6-1 di Ambrose Urbanic Field, Senin (19/10/2026).
Gol pertama pemain berpostur 196 sentimeter ini tercipta pada menit ke-64. Ia memanfaatkan bola muntah hasil tendangan rekan setimnya, Matthew Van Horn, yang gagal diamankan sempurna oleh penjaga gawang lawan.
Tidak butuh waktu lama bagi Baker untuk kembali mencatatkan namanya di papan skor. Hanya berselang enam menit, ia sukses mengonversi umpan matang Terrance Reynolds menjadi gol kedua miliknya dalam laga tersebut.
Kemenangan besar ini mengukuhkan dominasi Georgetown di bawah asuhan pelatih Brian Wiese. Hingga saat ini, mereka mencatatkan statistik impresif dengan 12 kemenangan dari total 14 pertandingan musim ini.
Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi angka Baker di musim 2026 mencapai 10 gol dari 11 penampilan. Selain tajam di depan gawang, ia juga telah mengemas empat assist yang membuktikan peran vitalnya dalam skema serangan tim.
Catatan statistik tersebut menempatkan Baker sebagai pencetak gol terbanyak bagi Georgetown musim ini. Ia mampu mempertahankan ritme permainan meski sempat absen dalam beberapa pertandingan karena jadwal yang padat.
Rataan golnya saat ini mendekati satu gol per pertandingan. Angka ini menegaskan kualitas individu pemain yang sempat membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup tersebut.
Penampilan konsisten Baker selama di kampus memicu spekulasi terkait masa depannya di liga profesional Amerika Serikat. Ia diketahui telah menarik minat klub Major League Soccer, Colorado Rapids.
Sebagai informasi, MLS SuperDraft merupakan mekanisme rekrutmen tahunan di mana klub-klub MLS memilih pemain dari universitas untuk bergabung ke liga profesional. Baker sempat terpilih di urutan kesepuluh pada Desember 2025.
Meskipun telah mendapatkan hak untuk berkarier di MLS, Baker memutuskan untuk menyelesaikan masa studinya bersama Georgetown. Keputusan ini menunjukkan prioritas sang pemain dalam mematangkan teknik serta fisik sebelum terjun ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Ketajaman yang ditunjukkan di kompetisi antaruniversitas ini menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia. Publik tentu berharap performa impresif tersebut dapat terus berlanjut saat Baker kembali mengenakan seragam kebanggaan Merah Putih di laga internasional mendatang.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor










