DoorDash Luncurkan Agen AI untuk Pesan Makanan Melalui Pesan Teks Apple

DoorDash resmi memperkenalkan agen kecerdasan buatan atau AI yang memungkinkan pelanggan memesan makanan cukup melalui aplikasi pesan singkat Apple Messages. Teknologi ini hadir sebagai inovasi terbaru untuk menyederhanakan proses transaksi digital yang selama ini bergantung pada aplikasi utama.
Pengguna cukup mengirimkan instruksi sederhana seperti memesan menu langganan mereka.
Sistem akan mengenali preferensi pesanan rutin pengguna, misalnya menu yang biasa dipesan setiap Jumat malam. Fitur ini dirancang untuk membaca kebiasaan pelanggan tanpa perlu membuka aplikasi DoorDash secara manual.
Selain mengenali pesanan rutin, agen AI ini juga mampu memberikan rekomendasi kuliner lokal berdasarkan permintaan spesifik pengguna. Jika pelanggan bingung memilih menu, sistem akan mencari tempat makan terdekat, menyarankan isi keranjang belanja, bahkan mengirimkan foto makanan sebagai referensi visual.
Kemampuan agen ini tidak terbatas pada pemesanan individu saja. Pihak DoorDash menjelaskan bahwa sistem tersebut bisa menangani pesanan grup dengan kebutuhan diet yang beragam serta jumlah porsi yang berbeda dalam satu kali transaksi.
Peluncuran fitur ini merupakan langkah strategis DoorDash dalam memenangkan persaingan melawan kompetitor utama mereka seperti Uber Eats dan Grubhub. Langkah ini sejalan dengan tren global adopsi agen AI personal yang dapat menyelesaikan tugas harian tanpa mengharuskan pengguna menavigasi situs web atau aplikasi kompleks.
Saat ini, DoorDash baru membuka daftar tunggu bagi pengguna di Amerika Serikat yang ingin menjajal fitur canggih tersebut. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan layanan ini di pasar internasional, termasuk Indonesia.
Selain berfokus pada pengembangan AI, perusahaan juga sedang melakukan diversifikasi layanan logistik mereka. DoorDash mulai menguji coba penggunaan drone pengantar makanan di beberapa restoran terpilih di California Utara.
Inovasi ini diprediksi akan mengubah lanskap layanan pesan-antar makanan di masa depan. Penggunaan agen berbasis teks ini memberikan kemudahan akses, terutama bagi pengguna yang sibuk dan menginginkan efisiensi waktu saat melakukan pemesanan.
Teknologi serupa sebenarnya sudah mulai diadopsi oleh berbagai perusahaan rintisan di bidang teknologi pangan. Namun, integrasi langsung ke dalam ekosistem Apple Messages memberikan keunggulan kompetitif bagi DoorDash dalam hal pengalaman pengguna yang lebih mulus.
Kehadiran fitur ini juga menjadi catatan penting bagi industri logistik daring. Dengan memanfaatkan AI, perusahaan dapat menekan hambatan interaksi antara pelanggan dan platform penyedia layanan.
Baca juga tulisan lainnya dari Fajar Nugroho
Penulis: Fajar Nugroho
Editor: Beritana Editor











