Aktivis Cockroach Janta Party India Dibebaskan Usai Demo Hak Pilih di Delhi

Kepolisian Delhi secara resmi melepaskan sejumlah pimpinan gerakan pemuda Cockroach Janta Party setelah penahanan singkat pada akhir pekan lalu. Langkah ini menyusul gelombang desakan masyarakat terhadap perlindungan hak pilih yang dianggap semakin terancam di tengah dinamika politik India saat ini.
Para pimpinan gerakan tersebut sebelumnya ditahan oleh otoritas keamanan pada Sabtu waktu setempat sebelum mereka sempat memulai aksi demonstrasi besar.
Pihak kepolisian berdalih bahwa langkah penahanan preventif tersebut perlu dilakukan guna menjaga ketertiban umum di pusat pemerintahan New Delhi. Namun, para pendukung gerakan ini menilai penangkapan tersebut merupakan upaya sistematis untuk membungkam aspirasi politik generasi muda yang kritis. Mereka menuduh aparat sengaja menghambat mobilitas massa agar isu hambatan pendaftaran pemilih tidak mendapatkan perhatian luas dari media nasional.
Meskipun sejumlah tokoh utamanya sempat mendekam di sel tahanan, aksi protes dalam skala kecil tetap berlangsung di berbagai sudut ibu kota. Para demonstran membawa berbagai atribut yang menuntut kemudahan akses bagi warga untuk terdaftar dalam daftar pemilih tetap.
Cockroach Janta Party merupakan sebuah gerakan pemuda di India yang sering menggunakan sindiran politik dan aksi jalanan untuk menarik perhatian publik terhadap isu-isu kewarganegaraan.
Kelompok ini muncul sebagai respons atas keresahan anak muda terhadap birokrasi pemilu yang dianggap rumit dan tidak memihak pada kaum urban yang sering berpindah tempat tinggal. Di India, sistem pendaftaran pemilih sering kali menjadi kendala bagi jutaan pekerja migran domestik yang kesulitan menyalurkan suara karena prosedur administrasi yang kaku. Masalah ini menjadi krusial mengingat jumlah pemilih muda di negara dengan populasi terbesar di dunia ini terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor











