Gejolak Sosial di Italia: Aksi Protes Pemuda hingga Mogok Kerja di Utara-Selatan

Situasi keamanan di Italia kini berada dalam kondisi siaga setelah gelombang demonstrasi melanda wilayah utara dan selatan negara tersebut secara bersamaan.
Aksi protes yang digerakkan oleh kalangan muda di sejumlah kota besar di wilayah utara Italia berubah menjadi kerusuhan yang cukup parah. Sejumlah massa mulai bertindak anarkis dengan merusak fasilitas publik serta membakar beberapa properti di pusat kota.
Kericuhan ini diduga dipicu oleh akumulasi rasa frustrasi terhadap kebijakan ekonomi pemerintah yang dirasa menekan masa depan generasi muda. Polisi setempat terpaksa mengerahkan personel tambahan guna membubarkan massa yang mulai tidak terkendali hingga larut malam.
Sementara itu, di wilayah selatan Italia, kelompok petani dan pengemudi truk memilih jalur protes yang berbeda.
Mereka melancarkan aksi mogok kerja massal sebagai bentuk protes atas melonjaknya harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus menggerus margin keuntungan mereka. Keputusan tersebut berimbas langsung pada terhentinya distribusi logistik komersial di sepanjang jalur utama lintas provinsi.
Para pelaku usaha transportasi merasa terbebani karena biaya operasional yang harus dikeluarkan mencapai titik yang tidak masuk akal. Harga solar di Italia sendiri saat ini telah menembus angka rata-rata di atas EUR 1,80 (sekitar Rp30.500) per liter, sebuah harga yang dinilai sangat mencekik bagi pelaku logistik skala kecil.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor










