Konflik Houthi dan Saudi di Yaman Tewaskan Lebih dari 800 Orang

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lonjakan korban jiwa akibat eskalasi konflik di Yaman yang melibatkan kelompok milisi Houthi dan pasukan pemerintah yang didukung koalisi Arab Saudi. Tercatat lebih dari 800 orang tewas dalam serangkaian pertempuran sengit yang kembali pecah belakangan ini.
Data terbaru ini memperburuk status Yaman sebagai salah satu negara dengan krisis kemanusiaan paling parah di dunia. WHO menegaskan bahwa kekerasan yang terus berlangsung memicu kerusakan sistematis pada infrastruktur vital dan layanan kesehatan dasar bagi jutaan penduduk setempat.
Houthi merupakan kelompok pemberontak yang menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, sejak 2014, sementara pemerintah Yaman yang diakui dunia internasional memperoleh dukungan militer dari koalisi pimpinan Arab Saudi. Keterlibatan pihak luar dalam konflik internal ini menciptakan perang proksi berkepanjangan yang menghambat distribusi bantuan kemanusiaan.










