Prancis Perpanjang Jam Malam Pasca Kerusuhan Besar Melanda Berbagai Kota

Pemerintah Prancis memutuskan untuk memperpanjang kebijakan jam malam di sejumlah wilayah terdampak kerusuhan hebat.
Langkah tegas ini diambil guna memulihkan ketertiban nasional setelah negara tersebut menghadapi gelombang unjuk rasa paling destruktif dalam beberapa tahun terakhir. Pihak berwenang berupaya mengendalikan situasi meski ketegangan masih terasa di beberapa titik.
Malam terakhir dilaporkan relatif tenang dibandingkan hari-hari sebelumnya yang dipenuhi aksi pembakaran dan penjarahan. Kendati demikian, aparat keamanan tetap berjaga ketat untuk memastikan tidak ada eskalasi kekerasan baru.
Otoritas hukum setempat kini mempercepat proses persidangan bagi ratusan orang yang ditangkap selama kerusuhan berlangsung. Langkah hukum cepat ini bertujuan memberikan efek jera bagi pelaku perusakan fasilitas publik.
Kerusuhan ini dipicu oleh insiden penembakan fatal oleh polisi yang menewaskan seorang remaja, sebuah peristiwa yang menyulut kemarahan luas masyarakat. Berbagai kota besar di Prancis mengalami kerusakan infrastruktur signifikan akibat massa yang turun ke jalan setiap malam.
Dalam upaya menekan angka kriminalitas, kepolisian mengerahkan puluhan ribu personel ke zona-zona panas. Keberadaan aparat berseragam lengkap di sudut-sudut jalan kini menjadi pemandangan umum untuk mencegah konfrontasi lebih lanjut.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)













