Jika Kamu Masih Memperjuangkan Seseorang yang Tidak Menghargaimu, Mungkin Ini Saatnya Untuk Berhenti Sejenak

Kamu pernah merasa capek sampai rasanya ingin menyerah, tapi tanganmu masih saja mengetik pesan buat dia? Kamu tahu dia nggak akan membalas dengan hangat, tapi jempolmu tetap bergerak sendiri.
Sakitnya memang aneh. Kamu sadar posisi ini nggak sehat, tapi kamu masih saja bertahan karena berharap suatu hari nanti dia akan sadar betapa keras usahamu selama ini. Rasanya seperti menunggu hujan reda di tengah badai, padahal kamu sudah basah kuyup dari tadi.
Jangan merasa sendirian kalau kamu sedang ada di titik ini. Banyak dari kita yang pernah terjebak dalam pola yang sama, yaitu merasa harus berjuang mati-matian hanya supaya orang lain mau melirik keberadaan kita.









