Kadang Takdir Terasa Kurang Ajar, Tapi Percayalah Akan Ada Bahagia yang Membuatmu Lupa Pernah Secapek Ini

Rasanya capek banget ya, pura-pura kuat padahal hati lagi berantakan.
Kamu lihat orang yang nyakitin kamu bisa ketawa lepas seolah nggak terjadi apa-apa. Sementara kamu di sini, masih sibuk ngumpulin sisa-sisa diri yang hancur berkeping-keping.
Nggak ada yang salah sama perasaan kecewa atau rasa nggak adil yang lagi kamu rasain sekarang. Wajar kalau kamu mulai nanya, kapan giliranmu buat bahagia dan kapan air mata ini berhenti jatuh setiap malam. Ini bukan karena kamu nggak berharga, tapi karena hatimu emang butuh waktu buat sembuh pelan-pelan.
Dia Bahagia, Kok Aku Belum?
Dunia kadang emang kelihatan pilih kasih.
Kamu yang tulus malah disia-siakan, sedangkan yang main-main malah kelihatan menang banyak. Kamu mungkin mikir kalau Tuhan lagi lupa sama keberadaanmu di pojokan kamar yang gelap ini.
Tapi coba pikirin lagi, mungkin selama ini Tuhan sengaja ngejauhin kamu dari yang buruk supaya ada tempat buat yang lebih baik. Kesedihan ini bukan hukuman, tapi semacam ruang tunggu sebelum kamu dikasih kejutan yang bener-bener bikin napasmu lega. Percayalah, nggak ada doa yang terbuang percuma, semuanya lagi dicatat dan disiapin di waktu yang paling pas.
Bahagiamu Sedang Disempurnakan
Tuhan nggak pernah menunda bahagiamu.
Dia cuma lagi menyempurnakannya supaya pas sampai di tanganmu, rasanya nggak cuma sementara. Bayangkan kalau kamu dikasih bahagia sekarang saat hatimu masih penuh luka, mungkin kamu nggak akan bisa merasakannya dengan utuh.
Setiap orang punya garis waktu yang beda, jadi jangan bandingkan bab sedihmu dengan bab senang orang lain. Mungkin sekarang bagianmu buat belajar sabar, belajar buat lebih sayang sama diri sendiri sebelum orang lain datang buat sayangin kamu. Percayalah, sesuatu yang disiapkan lebih lama biasanya bakal bertahan jauh lebih lama juga nantinya.
Nanti Kamu Bakal Lupa Sedihnya
Percaya deh, luka ini bakal sembuh.
Suatu hari nanti, kamu bakal duduk di sebuah tempat, mungkin di kafe kayak gini juga, sambil tersenyum ingat masa ini. Kamu bakal sadar kalau semua air mata yang jatuh itu ternyata ada harganya dan nggak ada yang sia-sia sama sekali.
Akan ada satu momen di mana kebahagiaan yang datang itu begitu besar sampai kamu lupa gimana rasanya sakit hati yang sekarang lagi kamu rasain. Kamu bakal ngerasa kalau semua kejadian pahit ini cuma bumbu biar ceritamu lebih keren buat diceritain nanti. Kamu cuma perlu bertahan sedikit lagi, jangan menyerah sama takdir yang kelihatannya lagi jahat, karena plot twist hidupmu masih panjang.
Hapus air matamu pelan-pelan, tarik napas dalam, dan yakini kalau hari baik itu sudah dekat karena kamu sudah melewati bagian paling sulit dari perjalanan ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor










