Saat Kamu Sibuk Memperbaiki Diri, Ternyata Jodohmu Juga Sedang Melakukan Hal yang Sama

Rasanya capek ya, tiap malam cuma bisa scroll HP sambil tanya-tanya ke Tuhan soal siapa yang bakal jadi teman hidup nanti.
Kamu nggak sendirian kalau merasa cemas soal ini, karena hampir semua orang pernah duduk di posisi yang sama, bertanya-tanya apakah ada orang baik yang tersisa buat mereka di luar sana. Wajar kalau kamu takut salah pilih atau takut malah dipertemukan dengan orang yang cuma mau main-main saja.
Sibuk Cari, Tapi Lupa Ngaca
Kita sering banget punya daftar panjang soal kriteria jodoh impian, mau yang begini, mau yang begitu, sampai lupa melihat ke diri sendiri. Kita menuntut orang lain untuk sempurna dan punya segudang kebaikan, tapi kita jarang bertanya apakah kita sudah memiliki kualitas yang sama dengan yang kita minta itu.
Lucu ya, kalau dipikir ulang, kita mau dapat yang rajin ibadah tapi kita sendiri masih sering menunda-nunda waktu buat sujud. Memang rasanya jauh lebih gampang membuat daftar belanjaan jodoh daripada harus berkeringat memperbaiki cacat di karakter kita sendiri yang mungkin selama ini kita tutup-tutupi.
Cermin nggak bisa bohong.
Dia Adalah Pantulan Dirimu
Kalau kamu orang yang tulus dan jujur, semesta punya caranya sendiri buat membimbing kamu ketemu dengan orang yang punya frekuensi yang sama. Getaran yang kamu pancarkan lewat perilaku dan cara berpikirmu sehari-hari itu seperti magnet yang akan menarik jenis orang tertentu ke dalam hidupmu.
Bukan berarti kalian bakal jadi kembar identik yang tidak punya beda sama sekali, tapi nilai-nilai hidup yang kalian pegang biasanya akan sejalan karena kalian bergerak ke arah yang sama. Kalau kamu menjaga kehormatanmu, maka kemungkinan besar yang mendekat adalah dia yang juga sangat menghargai arti sebuah penjagaan diri.
Jadi, kalau sekarang kamu merasa belum ketemu yang pas, coba berhenti sebentar dan tanya ke hati kecilmu soal apa yang perlu dibereskan di dalam sana supaya pintu yang benar bisa terbuka.
Masa Lalu Bukan Penghalang
Mungkin kamu merasa sedikit minder atau nggak pantas dapat orang baik karena masa lalumu yang terasa kelam dan penuh kesalahan. Kamu merasa tidak layak disandingkan dengan seseorang yang terjaga karena kamu merasa sudah telanjur kotor oleh pilihan-pilihan bodoh di masa muda.
Tenang saja, Tuhan itu melihat usahamu buat berubah hari ini, bukan cuma terpaku pada kesalahan-kesalahan yang pernah kamu perbuat di masa lalu. Masa lalu itu sekolah, bukan hukuman seumur hidup yang bikin kamu kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kebahagiaan yang tulus bersama pasangan yang baik.
Yang terpenting itu langkahmu hari ini, karena seseorang yang tulus memperbaiki diri akan selalu punya tempat di hati seseorang yang juga sedang berjuang menjadi lebih baik setiap harinya. Kamu sedang bertumbuh, dan dia di sana juga mungkin sedang menyiram benih yang sama supaya nanti saat kalian bertemu, bunganya sudah mekar dengan cantik.
Lepaskan Bebanmu Sekarang
Fokus saja jadi versi terbaikmu.
Nanti, tanpa kamu sadari, orang yang selama ini kamu doakan bakal datang di saat kamu sudah benar-benar siap buat menyambutnya dengan tangan terbuka dan hati yang tenang. Percaya saja kalau kebaikanmu tidak akan pernah salah alamat, karena dia sedang berjalan menujumu secepat kamu berlari menuju kebaikan.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor











