Ahli Drone Ukraina Jadi Penasihat Pertahanan Italia: Mengapa Ini Terjadi?

Mykhailo Fedorov, sosok kunci di balik inovasi drone militer Ukraina, kini resmi menjadi penasihat bagi Kepala Staf Pertahanan Italia.
Langkah ini mencerminkan upaya intensif militer global dalam mengadopsi taktik perang modern yang dipelajari dari medan tempur Ukraina. Kehadiran Fedorov di Roma menandai babak baru kolaborasi strategis antarnegara NATO dalam menghadapi ancaman teknologi yang berubah cepat.
Italia menaruh perhatian besar pada keberhasilan Ukraina mengintegrasikan teknologi pesawat nirawak atau drone murah menjadi senjata mematikan. Pengalaman Fedorov selama menjabat sebagai menteri transformasi digital di Ukraina dianggap aset berharga bagi pengembangan militer di Eropa Barat.
Bagi Italia, mengadopsi pola pikir yang dikembangkan oleh tim Fedorov merupakan bentuk antisipasi terhadap pergeseran doktrin militer di abad ke-21. Negara tersebut ingin memastikan sistem pertahanan mereka tidak tertinggal oleh kemajuan teknologi otonom yang kini mendominasi zona konflik secara global.
Perubahan drastis ini dipicu oleh perang di Ukraina yang membuktikan bahwa drone dapat mengimbangi persenjataan konvensional dengan biaya produksi yang jauh lebih murah. Banyak negara kini berlomba melakukan modernisasi serupa untuk meningkatkan efisiensi operasional militer mereka.
Penggunaan drone dalam perang saat ini telah mendisrupsi strategi militer tradisional yang sebelumnya sangat bergantung pada tank berat dan jet tempur canggih. Fedorov dikenal luas sebagai arsitek program tentara drone Ukraina yang berhasil menggalang ribuan perangkat untuk kebutuhan garis depan.
Baca juga tulisan lainnya dari Nadia Safitri
Penulis: Nadia Safitri
Editor: Beritana Editor









