Barcelona Cetak Rekor Pendapatan Rp20,52 Triliun pada Musim 2025/26

Klub raksasa sepak bola asal Spanyol, Barcelona, resmi mencatatkan rekor pendapatan sebesar Rp20,52 triliun sepanjang musim 2025/26.
Angka finansial ini menunjukkan peningkatan dibandingkan perolehan musim sebelumnya yang berada di angka Rp20,40 triliun, meski klub belum sepenuhnya mengoperasikan Stadion Camp Nou.
Manajemen Barcelona sebelumnya memproyeksikan pendapatan reguler bisa mencapai Rp22,06 triliun, termasuk kontribusi dari pengelolaan stadion sebesar Rp1,03 triliun. Laporan internal klub menyebutkan bahwa lonjakan pemasukan ini didorong secara signifikan oleh pertumbuhan sektor sponsor serta unit bisnis Barca Licensing and Merchandising.
Situasi operasional klub cukup menantang sepanjang tahun ini.
Laga kandang tim sempat dialihkan ke Stadion Johan Cruyff serta Stadion Montjuic sebelum akhirnya kembali ke Camp Nou dengan kapasitas terbatas, yakni sekitar 42.000 penonton.
Walaupun pendapatan mencatatkan rekor baru dan menjaga tren positif selama tiga musim beruntun, nilai laba bersih tahun ini belum dipublikasikan secara resmi oleh manajemen. Laporan media olahraga Mundo Deportivo memberi indikasi adanya potensi biaya luar biasa yang masih mungkin memicu kerugian kecil saat penutupan tahun fiskal.
Sebagai acuan, Barcelona mencatatkan keuntungan reguler Rp41 miliar pada musim 2024/25, namun akhirnya mengalami kerugian setelah pajak sebesar Rp348,84 miliar akibat beban biaya yang harus ditanggung.
Kini, manajemen klub tengah memfokuskan diri pada penggalangan dana tambahan untuk pengembangan kompleks stadion melalui proyek Espai Barca. Anggota klub dijadwalkan akan memberikan suara mengenai persetujuan tambahan dana sebesar Rp10,26 triliun dalam agenda Rapat Umum Anggota yang akan berlangsung pada 19 September mendatang.
Proyek pengembangan ini bukan hal baru bagi klub.
Sebelumnya, Barcelona telah berhasil menghimpun dana senilai Rp29,75 triliun untuk kebutuhan infrastruktur serta melakukan pembiayaan ulang utang sebesar Rp8,70 triliun pada tahun lalu.
Pemungutan suara nanti juga mencakup agenda penerbitan obligasi senilai Rp4,31 triliun yang dijamin melalui pendapatan hak siar audiovisual di masa depan. Selain itu, para anggota klub akan memutuskan keterlibatan dalam kerja sama strategis dengan Ohana Real Estate Development dan Babylon Park Spain terkait pengembangan properti mewah di Dubai dan wahana hiburan keluarga.
Target ambisius telah dipasang manajemen untuk musim depan.
Barcelona membidik angka pendapatan di atas Rp22,57 triliun untuk musim 2026/27. Optimisme ini berpijak pada rencana peningkatan kapasitas Stadion Camp Nou yang akan dilakukan secara bertahap guna mengoptimalkan potensi pendapatan komersial di masa mendatang.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor











