“Bagi kami ini normal saja. Kerja keras adalah kuncinya,” ucap gelandang tim nasional Spanyol itu, menegaskan bahwa ada upaya kolektif di balik setiap kemenangan. “Kami adalah tim yang sangat menyerang, banyak mengambil inisiatif, dan menciptakan banyak peluang.”
“Pada akhirnya, kami memiliki kualitas di lini depan untuk mencetak gol-gol itu,” jelas Olmo, dikutip dari Mundo Deportivo, “yang mungkin terlihat banyak, namun kami memang menciptakan peluang-peluang untuk mencatatkan diri di papan skor.” Gelandang tersebut melanjutkan, “Kami bahkan berhasil menyelesaikan peluang-peluang yang sulit karena kualitas kami memang besar.”
Kemenangan perdana di Liga Champions ini menjadi sinyal kuat bagi para pesaing di Eropa. Barcelona di bawah arahan Hansi Flick tampaknya siap mengarungi musim dengan ambisi besar untuk meraih gelar juara.
Ekspektasi terhadap Flick memang tinggi setelah ia menggantikan Xavi Hernandez di kursi kepelatihan. Dengan rekam jejak sukses bersama Bayern Munich, termasuk treble winner pada 2020, Flick diharapkan mampu mengembalikan Barcelona ke puncak kejayaan, baik di La Liga maupun di pentas Liga Champions. Performa awal musim ini memberikan harapan besar bahwa era keemasan klub Catalan tersebut mungkin sedang dimulai kembali.
Konsistensi dalam mencetak gol dan soliditas pertahanan akan menjadi kunci bagi Barcelona untuk mempertahankan momentum ini. Ujian sesungguhnya masih panjang, namun start gemilang di Eropa ini jelas menjadi fondasi yang kokoh untuk mengarungi musim kompetisi yang panjang.