Dominik Szoboszlai Puji Peran Vital Alexis Mac Allister di Lini Tengah Liverpool

Dominik Szoboszlai mengungkapkan kepuasan atas sinergi yang ia jalin bersama Alexis Mac Allister di sektor gelandang Liverpool. Keduanya menjadi sosok kunci saat Liverpool mencatat kemenangan dramatis 2-1 atas Atletico Madrid di Anfield dalam laga Liga Champions, Kamis (10/9/2026).
Kemenangan ini diraih melalui perjuangan keras setelah skuad asuhan Andoni Iraola sempat tertinggal terlebih dahulu oleh gol pemain Atletico, Marcos Llorente. Szoboszlai kemudian membalas lewat gol penyama kedudukan sebelum Mac Allister memastikan kemenangan bagi tuan rumah.
Performa impresif Mac Allister menjadi sorotan karena ia selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam empat pertandingan awal musim ini. Konsistensi pemain asal Argentina tersebut di lapangan tetap terjaga meski ia sempat menyinggung perihal status kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2028 mendatang.
Sebagai informasi, Liga Champions merupakan turnamen antarklub sepak bola paling bergengsi di Eropa yang diikuti oleh tim-tim papan atas dari berbagai liga domestik. Anfield, stadion yang menjadi markas Liverpool, dikenal memiliki atmosfer yang sangat intimidatif bagi tim tamu karena dukungan suporter yang luar biasa sepanjang pertandingan.
Szoboszlai menilai bahwa pemahaman taktis yang terbangun antara dirinya dan Mac Allister telah memberikan dampak positif bagi ritme permainan tim secara keseluruhan. Keunggulan utama dari kerja sama mereka terletak pada kemampuan membaca pergerakan rekan setim tanpa perlu komunikasi verbal yang panjang di tengah lapangan.
"Saya senang bermain bersama Macca," ujar Szoboszlai seperti dikutip dari BBC. "Saat Anda menatap rekan setim dan dia tahu apa yang ingin Anda lakukan, begitu pula sebaliknya, menurut saya hal itu sangat membantu tim secara kolektif."
Meski memiliki chemistry yang kuat di lapangan, Szoboszlai menekankan bahwa penentuan komposisi pemain tetap menjadi wewenang penuh manajer Andoni Iraola. Ia menambahkan bahwa seluruh skuad Liverpool saat ini memiliki kesamaan visi untuk bersaing secara sehat demi kepentingan klub.
Persaingan internal di dalam tim diakui Szoboszlai sebagai hal yang lumrah dalam sepak bola profesional. Baginya, setiap pemain harus mampu menempatkan kepentingan klub di atas ambisi pribadi agar kesatuan tim tetap terjaga seperti sebuah keluarga besar.
Strategi rotasi yang diterapkan oleh Iraola memang menuntut kedalaman skuad yang mumpuni di semua lini, terutama di posisi gelandang. Dengan jadwal kompetisi yang padat, kemampuan adaptasi dan pengertian antar pemain menjadi variabel penentu kesuksesan Liverpool dalam mengarungi sisa musim yang panjang.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor








