FIFA Resmikan Kelayakan Bergson da Silva dan Brad Tapp Perkuat Timnas Malaysia

Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) telah meresmikan kelayakan dua pemain andalan Johor Darul Ta'zim (JDT), Bergson da Silva dan Brad Tapp, untuk memperkuat Tim Nasional Malaysia.
Pengumuman krusial ini disampaikan oleh Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pada Minggu malam, 13 September 2026, menandai tonggak baru bagi skuad berjuluk Harimau Malaya.
Proses verifikasi kelayakan pemain oleh FIFA ini mengacu pada regulasi internasional yang ketat mengenai pergantian asosiasi.
Hasil pemeriksaan memastikan kedua penggawa JDT itu kini berstatus layak membela skuad Harimau Malaya di kancah internasional, membuka jalan bagi mereka untuk segera bergabung dengan tim nasional.
FAM mengonfirmasi bahwa FIFA telah menyelesaikan proses pemeriksaan terhadap kelayakan Bergson dan Tapp untuk memperkuat Harimau Malaya, demikian laporan *New Straits Times*.
Bergson da Silva, penyerang tajam JDT, telah menjadi tulang punggung serangan klub sejak bergabung pada Maret 2021.
Pemain asal Brasil ini tercatat telah membukukan 196 gol dan mencetak 18 *hat-trick* bagi timnya, menunjukkan kapasitasnya sebagai mesin gol yang konsisten dan mematikan di Liga Malaysia.
Sementara itu, Brad Tapp, bek tengah atau gelandang bertahan berusia 25 tahun, baru bergabung dengan JDT pada awal Juli 2026.
Kedatangannya diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan Timnas Malaysia, mengingat pengalaman dan kemampuan adaptasinya yang cepat di Liga Malaysia bersama salah satu klub raksasa Asia Tenggara itu.
Di tengah kabar gembira ini, FAM masih menantikan keputusan FIFA terkait status dua pemain JDT lainnya, Manuel Hidalgo dan Shane Lowry.
Berkas kedua pemain tersebut masih dalam tahap peninjauan dan verifikasi oleh badan sepak bola dunia, yang membutuhkan proses ketat sesuai standar FIFA.
"Status dua pemain JDT lainnya, Manuel Hidalgo dan Shane Lowry, masih dalam proses peninjauan dan verifikasi oleh FIFA," ujar perwakilan FAM.
"Asosiasi Sepak Bola Malaysia kini menunggu keputusan resmi dari badan sepak bola dunia tersebut sebelum memberikan pengumuman lebih lanjut kepada publik."
Pengumuman mengenai kelayakan Hidalgo dan Lowry akan disampaikan segera setelah FIFA menerbitkan konfirmasi lanjutan, yang diharapkan dapat memperkuat skuad Harimau Malaya secara keseluruhan.
Keputusan FIFA ini mencerminkan tren yang semakin lazim di kancah sepak bola Asia Tenggara, di mana banyak tim nasional memilih untuk merekrut pemain naturalisasi guna memperkuat skuadnya.
Strategi ini kerap dipandang sebagai jalan yang efektif untuk meningkatkan kualitas tim secara instan, terutama di posisi-posisi krusial yang sulit diisi oleh bakat lokal dalam waktu singkat.
Bagi Timnas Malaysia, kehadiran Bergson dan Tapp diharapkan mampu memberikan dorongan signifikan, terutama dalam menghadapi turnamen penting seperti Kualifikasi Piala Dunia atau Piala Asia.
Kombinasi pengalaman dan kualitas teknis mereka dapat menjadi pembeda di lapangan, menempatkan Harimau Malaya pada posisi yang lebih kompetitif di tingkat regional maupun kontinental.
Meski menjanjikan peningkatan performa, kebijakan naturalisasi kerap memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola dan penggemar.
Ada kekhawatiran bahwa terlalu bergantung pada pemain asing dapat menghambat pengembangan pemain lokal muda dalam jangka panjang, serta mengurangi identitas asli tim nasional.
FAM sendiri diketahui memiliki ambisi besar untuk mengangkat prestasi sepak bola Malaysia ke tingkat yang lebih tinggi.
Langkah untuk memverifikasi kelayakan pemain keturunan atau naturalisasi adalah bagian dari strategi menyeluruh untuk mencapai tujuan tersebut, di samping program pembinaan usia muda yang terus digalakkan.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor








