Hasil Serie A: Torino Bungkam Parma 3-0 di Stadio Ennio Tardini

Torino sukses mencatatkan kemenangan telak 3-0 atas Parma dalam laga lanjutan pekan ketujuh Serie A musim 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadio Ennio Tardini pada Senin (19/10/2026) tersebut menjadi malam kelabu bagi tuan rumah yang harus mengakui keunggulan tim tamu.
Dominasi Torino sudah terlihat sejak menit awal babak pertama. Keunggulan cepat tercipta saat laga baru bergulir empat menit melalui aksi Giovanni Simeone yang memaksimalkan umpan silang dari Belghali.
Gol pembuka tersebut meruntuhkan mentalitas pemain Parma sejak dini. Skuad asuhan Ignazio Abate tersebut terus menekan lini pertahanan lawan dengan skema serangan yang terukur dan efisien. Torino kembali menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada menit ke-24 lewat tandukan Che Adams yang memanfaatkan bola liar di depan gawang.
Situasi sempat tertunda selama beberapa saat karena pemeriksaan Video Assistant Referee atau VAR. Teknologi ini merupakan sistem bantuan wasit berbasis tayangan ulang video untuk meninjau keputusan krusial di lapangan, termasuk potensi pelanggaran posisi offside sebelum gol disahkan.
Memasuki babak kedua, Parma mencoba keluar dari tekanan dengan melakukan perubahan strategi. Mereka berupaya lebih agresif untuk mencari gol balasan demi menjaga peluang di hadapan pendukung sendiri.
Akan tetapi, pertahanan Torino tampil solid sepanjang sisa waktu pertandingan. Penjaga gawang Lucas Perri menjadi sosok yang tak tergantikan di bawah mistar dengan melakukan serangkaian penyelamatan gemilang, termasuk menepis peluang emas milik David Romero.
Harapan Parma untuk bangkit akhirnya terkubur saat Giovanni Simeone mencetak gol keduanya pada menit ke-69. Papan skor pun berubah menjadi 3-0 yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.
Hasil ini merupakan torehan impresif kedua secara beruntun bagi Torino sejak kembali bermain pasca jeda internasional. Skuad asuhan Ignazio Abate menunjukkan progres yang signifikan dalam efektivitas serangan mereka.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Alberto Gilardino yang baru menjalani debutnya sebagai pelatih di kandang sendiri. Gilardino ditunjuk untuk menangani tim dengan harapan memberikan perubahan taktis yang instan.
Hasil negatif ini menjadi alarm bahaya bagi Parma yang menderita kekalahan beruntun dengan skor identik 0-3. Sebelumnya, klub tersebut juga dipaksa menyerah dengan angka yang sama saat bertemu raksasa Italia, Inter Milan.
Kondisi ini menuntut Gilardino segera membenahi koordinasi lini belakang yang terlihat sangat rapuh dalam dua pertandingan terakhir. Parma saat ini membutuhkan konsistensi untuk bersaing di papan tengah klasemen Serie A yang semakin ketat.
Bagi pendukung Parma, kekalahan di kandang tentu menyisakan rasa kecewa yang mendalam mengingat ekspektasi tinggi pada laga debut pelatih baru. Manajemen tim diperkirakan akan mengevaluasi performa skuad sebelum menghadapi tantangan berat di laga berikutnya.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor










