Inggris Kirim Jet Tempur Typhoon ke Arab Saudi Tangkal Houthi

Inggris resmi mengerahkan armada jet tempur Eurofighter Typhoon ke Arab Saudi guna memperkuat sistem pertahanan udara Riyadh dari ancaman milisi Houthi. Langkah strategis ini diambil menyusul peningkatan intensitas serangan rudal balistik dan drone lintas batas yang menyasar fasilitas vital di kawasan Teluk.
Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi bahwa pengiriman skuadron tempur ini merupakan bagian dari komitmen keamanan jangka panjang antara London dan Kerajaan Arab Saudi.
Langkah militer tersebut berfokus pada peningkatkan kapabilitas intersepsi udara terhadap ancaman berkecepatan tinggi. Jet tempur Typhoon yang dikirimkan dilengkapi dengan sistem radar canggih Captor E serta rudal jelajah udara ke udara jarak pendek dan menengah. Teknologi ini dirancang khusus untuk memburu pesawat nirawak berukuran kecil yang kerap meloloskan diri dari sistem radar terestrial.
Ancaman serangan udara dari wilayah Yaman terus mengalami eskalasi dalam beberapa bulan terakhir.
Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman utara, berulang kali meluncurkan proyektil ke sasaran strategis seperti kilang minyak dan bandara internasional di Saudi. Situasi ini mengancam stabilitas pasokan energi global yang berpusat di Semenanjung Arabia.
Bagi Kerajaan Arab Saudi, dukungan udara dari sekutu barat menjadi elemen vital dalam menjaga integritas wilayah udara mereka. Kerja sama pertahanan kedua negara sebenarnya telah terjalin puluhan tahun melalui kesepakatan pengadaan alutsista dan pelatihan teknis militer. Kehadiran jet tempur tambahan ini dinilai sanggup menutupi celah operasional pada sistem pertahanan Patriot yang terpasang di darat.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor
















