Inovasi Dawn Myers Memangkas Waktu Perawatan Rambut Keriting Lewat Teknologi

Dawn Myers tengah mengubah lanskap industri perawatan kecantikan bagi pemilik rambut bertekstur atau keriting melalui kehadiran teknologi alat penata rambut yang revolusioner.
Selama ini, rutinitas mencuci dan menata rambut keriting yang dikenal dengan istilah wash day sering kali dianggap sebagai beban karena memakan waktu hingga satu jam 20 menit.
Myers menciptakan Richualist, sebuah perusahaan yang menghadirkan alat bernama Mint untuk memudahkan proses detangling, pengaplikasian kondisioner, hingga penataan rambut dalam satu kali usapan. Alat ini menggunakan pod produk isi ulang dan teknologi pemanas untuk menjaga kesehatan rambut agar lebih efisien bagi penggunanya.
Penggunaan alat ini diklaim mampu memangkas waktu penataan rambut hingga tersisa tujuh sampai 10 menit saja. Selain menghemat waktu, perangkat ini juga membantu mengurangi kerontokan rambut hingga 70 persen karena pengguna tidak perlu lagi menarik helai rambut secara paksa saat proses perawatan.
Perjalanan Myers mengembangkan perangkat keras ini tidaklah mudah karena ia harus menjual rumah dan mencairkan tabungan masa depannya demi membiayai tahap awal riset. Ia menempuh langkah berisiko tersebut karena menyadari adanya kekosongan besar di pasar produk kecantikan yang selama ini mengabaikan kebutuhan rambut keriting.
Industri kecantikan global sering kali hanya berfokus pada alat-alat yang mengubah struktur alami rambut, seperti pelurus atau catokan panas. Myers berpendapat bahwa sejarah diskriminasi terhadap rambut alami membuat inovasi di bidang ini minim perhatian, meski tren kesadaran mencintai rambut alami kini mulai berkembang pesat.
Kerja keras Myers membuahkan hasil melalui kolaborasi dengan perusahaan sains Dow yang memberikan dukungan teknik dan manufaktur. Setelah melewati berbagai rintangan, ia berhasil meraih pendanaan ventura sebesar USD 1,4 juta atau sekitar Rp22 miliar untuk mengomersialkan produk tersebut.
Tantangan semakin berat ketika Myers harus berjuang melawan kanker kolorektal stadium tiga tepat saat ia hendak melakukan ekspansi pasar. Meski menjalani perawatan kemoterapi di Johns Hopkins, ia tetap berkomitmen menyelesaikan kesepakatan bisnis di depan laptopnya.
Dedikasi tersebut membawa Myers tampil dalam acara Shark Tank pada 2023, di mana ia mendapatkan investasi dari Mark Cuban dan Emma Grede. Dukungan ini memungkinkannya menjalin kemitraan ritel dengan Ulta, salah satu pengecer produk kecantikan ternama di Amerika Serikat.
Kini, produk Mint mengalami lonjakan permintaan hingga hampir terjual habis di pasaran. Perusahaannya pun terpilih masuk dalam jajaran Startup Battlefield 200 di ajang TechCrunch Disrupt sebagai pengakuan atas inovasi teknologi rambut yang unik.
Myers mengungkapkan kebanggaannya melihat teknologi perawatan rambut keriting kini bisa bersanding dengan berbagai inovasi canggih lainnya di kancah teknologi global. Ia berharap langkah ini menjadi titik awal penerimaan yang lebih luas terhadap tekstur rambut alami di masa depan.
Baca juga tulisan lainnya dari Sarah Kusuma
Penulis: Sarah Kusuma
Editor: Beritana Editor
-af2f7.webp)











