Investor China Mulai Alihkan Portofolio Properti ke Malaysia dan Singapura

Sejumlah investor kaya asal China kini mulai mengalihkan modal serta memindahkan domisili keluarganya ke Malaysia sebagai langkah diversifikasi aset.
CEO Maybank Singapura, Alvin Lee, menyebutkan bahwa keputusan tersebut didorong oleh valuasi aset properti di Malaysia yang jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan Singapura. Tren ini terlihat nyata di kota-kota besar seperti Kuala Lumpur, Malaka, hingga Penang.
China sendiri saat ini tercatat memiliki 1.110 miliarder, angka yang melampaui jumlah miliarder di Amerika Serikat yang berada di kisaran 1.000 orang. Konsentrasi kekayaan sebesar itu memicu pergerakan masif modal ke luar negeri guna mencari instrumen investasi yang lebih kompetitif.








