Jika Dia Cuma Bilang Sayang Saat Berdua Saja, Mungkin Kamu Bukan Prioritas Utama

Kamu pernah tidak, berada di posisi di mana dia manis sekali kalau sedang berduaan, tapi mendadak jadi orang asing begitu ada teman-temannya?
Rasanya aneh. Seperti ada saklar yang tiba-tiba dimatikan, dan kamu pun dipaksa berpura-pura menjadi sekadar teman biasa atau orang yang tidak dia kenal.
Kamu tidak sendirian kok. Banyak orang di luar sana sedang meraba-raba alasan kenapa pasangan mereka berperilaku seperti itu, dan perasaan bingung itu sangat wajar.
Kamu Bukan Rahasia
Dia mungkin rajin mengirim pesan manis setiap malam. Kamu sudah hafal bagaimana dia bilang sayang berkali-kali saat kalian sedang tidak terlihat orang lain.
Tapi coba ingat lagi, pernahkah dia memperkenalkan kamu dengan bangga? Atau setidaknya mengakui di depan teman-temannya kalau dia punya seseorang yang dia sayangi?
Seringkali kita terlalu sibuk memvalidasi kasih sayang lewat kata-kata manis di layar ponsel. Kita lupa kalau tindakan nyata, seperti pengakuan di ruang publik, adalah bentuk kejujuran yang paling tidak bisa dibantah.
Bukan Soal Malu
Mungkin dia bilang kalau dia orangnya tertutup. Dia bilang tidak suka mengumbar hubungan karena ingin privasi tetap terjaga.
Padahal, ada bedanya antara menjaga privasi dan menyembunyikan identitas. Orang yang benar-benar serius tidak akan keberatan jika dunia tahu bahwa kamu adalah bagian dari hidupnya.
Kalau dia terus menerus menyembunyikanmu, mungkin dia memang sedang memberi ruang untuk opsi lain. Dia ingin tetap terlihat tersedia bagi orang lain, padahal dia sudah memiliki kamu.
Tanda yang Perlu Kamu Pahami
Coba perhatikan lagi cara dia menatapmu saat kalian sedang berada di tempat ramai. Apakah tatapan itu hangat, atau justru dia sering melirik ke arah lain untuk memastikan tidak ada orang yang salah paham?
Perasaan yang tulus itu seharusnya tidak perlu disembunyikan di balik bayang-bayang. Seseorang yang sungguh mencintaimu akan justru merasa bangga bisa menggandeng tanganmu, atau sekadar menyebut namamu dengan kasih sayang di depan orang lain.
Jika dia lebih sering membuatmu merasa seperti rahasia yang memalukan daripada sosok yang membanggakan, mungkin bukan perasaanmu yang salah. Mungkin memang caranya menghargaimu yang kurang tepat.
Jadilah Prioritas Dirimu Sendiri
Kamu tidak perlu menagih pengakuan dari seseorang yang bahkan tidak berani jujur dengan perasaannya sendiri. Menunggu dia berubah hanya akan membuatmu lelah dan kehilangan harga diri.
Terkadang, langkah paling berani yang bisa kamu ambil adalah berhenti memaklumi perilaku yang membuatmu merasa tidak berharga. Kamu layak mendapatkan seseorang yang dengan tegas dan bangga menunjukkan bahwa kamulah pilihannya.
Jangan mau terus menjadi rahasia yang hanya muncul di balik pintu tertutup. Kamu jauh lebih berharga daripada sekadar menjadi cadangan atau sosok yang tidak diakui keberadaannya.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor











