Jika Disakiti Berulang Kali Kamu Tetap Diam, Itu Bukan Cinta Tapi Takut Menghadapi Kenyataan

Kamu lagi duduk di pojok kafe, menatap gelas kopi yang sudah dingin, sambil tanya ke diri sendiri kenapa masih bertahan di sana. Rasanya seperti ada sesuatu yang berat di dada, tapi kamu telan saja supaya orang lain tidak tahu.
Kamu merasa sendirian banget dalam posisi ini. Padahal di luar sana, banyak orang yang pernah ada di kursi yang sama denganmu, menahan sakit yang sama karena takut kehilangan seseorang yang bahkan tidak pernah peduli.
Kamu Bukan Sedang Mencintai
Kamu sering bilang ke temanmu kalau kamu diam karena kamu cinta dia. Padahal jujurnya, kamu cuma takut kalau nanti dia benar benar pergi dari hidupmu.
Kamu takut menghadapi realita kalau dia mungkin memang tidak pernah punya tempat untukmu di hatinya. Kamu memilih untuk pura pura buta dengan semua luka yang dia beri, karena bagimu, punya dia yang menyakitkan lebih baik daripada tidak punya dia sama sekali.
Itu bukan definisi cinta yang sehat. Itu adalah ketakutan yang dibungkus dengan alasan perasaan, padahal kamu cuma takut berdiri di atas kakimu sendiri tanpa bayang bayang dia.
Jangan Sampai Kamu Mati Rasa
Lama kelamaan, kamu akan lelah dengan sendirinya. Bukan cuma lelah karena disakiti, tapi lelah karena terus terusan membohongi nuranimu sendiri.
Kamu pikir dengan diam kamu bisa meluluhkan hatinya, tapi yang ada justru kamu makin kehilangan dirimu sendiri. Kamu rela mengorbankan harga diri sampai akhirnya kamu benar benar mati rasa dan tidak kenal siapa kamu lagi.
Berhentilah bersikap seolah semuanya baik baik saja. Kamu berhak untuk dihargai, bukan cuma dijadikan cadangan saat dia sedang merasa kesepian.
Hadapi Saja Kenyataan Itu
Coba tarik napas dalam dalam, lalu jujurlah pada diri sendiri. Orang yang kamu harapkan untuk berubah mungkin memang tidak akan pernah berubah, dan itu bukan salahmu.
Terima kenyataan bahwa ada orang yang memang datang hanya untuk jadi pelajaran, bukan untuk menetap jadi pasangan. Lepas pelan pelan obsesi untuk memilikinya, karena kamu layak mendapatkan seseorang yang tidak perlu membuatmu merasa harus diam saat terluka.
Kamu jauh lebih kuat dari ketakutan yang selama ini kamu pelihara sendiri. Lepaskan apa yang menyakitimu, karena di luar sana, ada ruang kosong yang menunggu untuk diisi dengan kedamaian, bukan dengan tangisan lagi.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor













