Jika Kamu Lelah Terus Mengejar, Mungkin Ini Saatnya Berhenti Berlari demi Seseorang yang Tak Pernah Menoleh ke Belakang

Kamu pasti tahu rasanya, kan. Kamu sudah berusaha jadi yang terbaik, membalas chatnya secepat kilat, bahkan rela mengosongkan jadwal hanya demi dia punya waktu untukmu.
Tapi anehnya, makin kamu mendekat, makin jauh jarak yang dia buat. Rasanya seperti sedang lari maraton sendirian, padahal kamu pikir ini adalah lari berpasangan.
Wajar sekali kalau kamu merasa lelah. Tidak ada yang salah dengan rasa sedihmu, karena memang sesakit itu rasanya saat kamu menyadari kalau usaha kerasmu tidak pernah membuahkan hasil yang sama.
Jangan Mengejar Nanti Kelelahan
Kamu harus tahu kalau tenaga kamu itu terbatas. Kalau kamu terus mengejar orang yang hobi berlari menjauh, yang ada hanyalah kamu yang kehabisan napas di tengah jalan.
Bayangkan dia tertawa di kejauhan sementara kamu tersungkur, mencoba mengejar bayangan yang bahkan tidak mau menoleh ke arahmu. Lucu ya, betapa absurdnya kita kadang memaksakan seseorang untuk tetap tinggal padahal pintu hatinya sudah lama dikunci rapat dari dalam.
Dia Tidak Perlu Dicari Jawabannya
Ada bagian paling pahit yang harus kamu telan bulat-bulat. Kalau dia memilih pergi dan menjauh, alasannya sebenarnya sangat sederhana.
Dia memang tidak memilihmu, dan dia tidak memiliki perasaan yang sama seperti yang kamu simpan untuknya. Kamu tidak perlu bertanya kenapa, tidak perlu mencari kesalahan di dirimu sendiri, atau berpikir apa yang kurang dari penampilanmu.
Kadang, jawabannya bukan tentang kekuranganmu, tapi tentang ketidakcocokan yang dia rasakan sendiri. Dia bukan orang yang tepat untuk menghargai semua hal baik yang kamu bawa ke dalam hidupnya.
Seseorang yang Layak Pasti Menetap
Coba ubah cara pandangmu sedikit saja. Bayangkan seseorang yang justru merasa takut kehilanganmu, jadi dia akan melakukan apa saja agar kamu tidak pernah pergi dari sisinya.
Cinta yang benar itu tidak membingungkan. Kalau dia memang menginginkanmu, dia akan membuatmu merasa tenang, bukan malah bikin kamu sibuk menerka-nerka apakah hari ini dia masih peduli atau sudah lupa siapa kamu.
Jangan menunggu sesuatu yang tidak pasti, karena waktu berhargamu terlalu mahal untuk dihabiskan bagi seseorang yang bahkan tidak mau membagi ruang di hatinya untukmu.
Cukup Sadari Saja Kamu Berharga
Berhenti memohon untuk sebuah tempat yang bahkan tidak pernah disiapkan untukmu. Tarik napas, lalu pelan-pelan lepaskan semua ekspektasi yang selama ini memberatkan pundakmu.
Kamu tidak butuh validasi dari seseorang yang tidak bisa menghargai keberadaanmu. Kamu layak dicintai dengan cara yang mudah, tanpa perlu berlari mengejar apa pun lagi.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor










