
Ada kalanya kamu merasa capek sekali mencari seseorang yang bisa diajak serius. Kamu sudah kasih segalanya, tapi tetap saja dia pergi tanpa alasan yang jelas.
Perasaan ditinggalkan saat kita lagi sayang-sayangnya itu memang tidak enak. Kamu pasti pernah merasa kalau dunia ini seolah tidak adil dan cinta hanyalah permainan yang bikin lelah.
Kamu tidak sendirian kok. Banyak orang di luar sana juga sedang berjuang memulihkan diri dari patah hati yang sama hebatnya.
Sebenarnya, orang yang pernah dikhianati saat sedang tulus mencintai adalah orang yang paling mengerti nilai sebuah kesetiaan. Mereka sudah tahu persis rasanya dibuang saat sedang memberi yang terbaik.
Karena dia pernah merasakan perihnya dikhianati, dia tidak akan tega melakukan hal yang sama padamu. Dia tahu persis bagaimana rasanya hancur saat ekspektasi tidak sesuai dengan kenyataan.
Orang yang pernah disakiti cenderung lebih hati-hati dalam melangkah. Bukan karena dia penakut, tapi karena dia terlalu menghargai perasaan orang lain.
Dia akan mencintaimu dengan cara yang benar, sebab dia sudah khatam bagaimana rasanya ditinggal pergi saat sedang sayang-sayangnya. Dia tidak ingin kamu merasakan apa yang pernah dia rasakan dulu.
Mungkin awalnya akan terasa lambat karena dia memang lebih selektif. Dia tidak ingin buru-buru, tapi sekalinya dia memilihmu, dia akan menjagamu dengan sepenuh hati.
Dia bukan orang yang sempurna, tapi dia adalah orang yang tahu cara bersyukur. Baginya, memiliki seseorang yang tulus adalah hal berharga yang tidak akan dia sia-siakan lagi.
Jadi, jangan ragu kalau kamu bertemu dengan seseorang yang pernah punya masa lalu kelam dalam percintaan. Mereka bukan orang rusak, mereka adalah orang yang telah belajar cara mencintai dengan lebih dewasa.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor