Kenapa Kamu Masih Bertahan Sama Dia yang Cuma Buat Gaya-gayaan, Padahal Hati Kamu Berhak Dapat yang Lebih Serius?

Capek nggak sih liat layar HP tiap hari cuma buat mastiin ada yang nanya sudah makan belum padahal kamu tahu itu nggak ada artinya?
Kamu nggak sendirian kalau ngerasa lelah sama sandiwara hubungan yang isinya cuma pamer kemesraan palsu biar nggak dianggap kalah saing sama teman. Perasaan itu valid, karena memang ada yang salah saat status jadi lebih penting daripada koneksi yang sebenarnya.
Hati Kamu Bukan Barang Pajangan
Kita sering terjebak dalam pikiran kalau punya pacar populer itu sebuah prestasi, padahal yang kita butuhin itu teman diskusi saat dunia lagi berisik banget. Kamu rela dandan berjam-jam dan nahan sakit hati cuma demi satu foto yang keliatan sempurna di mata orang lain. Padahal di balik filter itu, kamu cuma ngerasa asing sama orang yang duduk tepat di depan kamu dan bingung mau bahas apa.
Rasanya hampa banget, kan?
Memilih pasangan cuma buat nutupi gengsi itu kayak pake sepatu kekecilan yang modelnya bagus. Kelihatannya mewah dari jauh, tapi cuma kamu yang tahu betapa berdarahnya kaki kamu setiap kali melangkah.
Jangan Takut Sama Kursi Kosong
Pacaran buat ngisi kekosongan itu sebenarnya cuma cara kita buat lari dari diri sendiri yang belum selesai sama luka lama atau rasa bosan. Kita panggil orang masuk ke hidup kita bukan karena sayang, tapi karena kita nggak sanggup dengerin pikiran kita sendiri saat lagi sendirian di kamar. Akhirnya, hubungan itu jadi beban baru karena kamu harus terus pura-pura peduli sama dia yang sebenarnya nggak pernah kamu butuhin kehadirannya.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor















