Jika Masalah Mulai Terasa Berat, Ingat Bahwa Kamu Sedang Membangun Sesuatu, Bukan Sedang Berlari Menjauh

Rasanya baru kemarin kamu merasa dunia milik berdua saja. Sekarang, tiap kali ada notifikasi masuk, malah rasa cemas yang duluan muncul.
Kamu tidak sendirian kok yang merasa begini. Hampir semua orang pernah ada di posisi ingin menyerah saat masalah terasa menumpuk dan komunikasi mulai terasa seperti bicara dengan tembok.
Jangan Cepat Berpikir Untuk Pergi
Kamu mungkin berpikir kalau pindah ke orang lain akan menyelesaikan segalanya. Padahal, masalah itu seperti bayangan yang bakal terus mengikuti, terlepas dari siapa yang sedang kamu gandeng tangannya saat ini.
Menghindar memang terasa seperti jalan pintas yang paling masuk akal saat emosi sedang meledak. Tapi coba ingat lagi, bukankah kamu memulai hubungan ini bukan untuk menjadi pelari maraton yang kabur setiap kali kaki tersandung batu.
Kedewasaan Itu Seringnya Terasa Pahit
Bertahan dan berjuang itu memang melelahkan, apalagi kalau ego kita sedang tinggi-tingginya. Tapi inilah bagian di mana kamu benar-benar belajar tentang arti tanggung jawab, bukan cuma manisnya jatuh cinta.
Kalau kamu memilih untuk tetap tinggal, kamu sedang melatih otot mentalmu. Kamu akan jadi orang yang jauh lebih tenang saat badai berikutnya datang, karena kamu sudah tahu cara untuk tidak ikut tersapu oleh arus.
Selesaikan Masalahnya Bukan Hubungannya
Kadang yang perlu diganti itu bukan orangnya, melainkan cara kalian berdua bicara atau cara kamu bereaksi terhadap sikapnya. Hubungan itu kerja tim, bukan ajang kompetisi siapa yang paling menderita.
Coba tarik napas dalam, duduk berdua, dan jujurlah pada diri sendiri. Kalian berdua masih punya kesempatan untuk menjadi rumah yang hangat, bukan justru jadi tempat yang paling ingin kamu tinggalkan setiap harinya.
Cinta yang tangguh itu bukan yang tidak pernah punya masalah, tapi yang tetap memilih untuk memperbaiki apa yang rusak daripada membuangnya. Kamu pasti bisa melewati ini, selama kamu masih mau mencoba untuk saling mendengar.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor












