Jika Saat Ini Kau Sedang Diselingkuhi, Mungkin Tuhan Sedang Menyiapkan Tempat Untuk Hati yang Lebih Tulus

Duniamu mendadak runtuh saat kamu tahu dia punya orang lain di belakangmu.
Kamu merasa bodoh karena sudah memberikan kepercayaan begitu dalam. Padahal, kamu hanya sedang menjadi manusia yang tulus mencintai seseorang yang sayangnya tidak tahu cara menghargai hal itu.
Kamu tidak sendirian. Banyak orang pernah duduk di posisimu, menatap layar ponsel dengan tangan gemetar, mencoba memahami kenapa mereka yang dipilih untuk disakiti.
Biarkan Dia Pergi Membawa Kebohongannya
Dia pergi, atau mungkin kamu yang harus memaksa diri untuk melepaskannya. Ini bukan tentang siapa yang menang, tapi tentang siapa yang akhirnya bisa bernapas lega setelah lama merasa tercekik oleh ketidakpastian.
Biarkan dia pergi bersama semua kebohongan yang selama ini dia susun rapi. Kamu tidak kehilangan siapa-siapa, kamu hanya kehilangan seseorang yang tidak pernah benar-benar menjadi milikmu sepenuhnya.
Bayangkan kalau kamu tetap bertahan, menoleransi pengkhianatan itu terus menerus. Kamu hanya akan meracuni jiwamu sendiri dengan rasa curiga yang tidak akan pernah ada habisnya.
Ini Cara Tuhan Menyelamatkanmu
Mungkin terdengar klise, tapi coba lihat dari sisi lain. Mengetahui dia selingkuh sekarang sebenarnya adalah sebuah keberuntungan yang terselubung.
Tuhan sedang menunjukkan siapa dia sebenarnya sebelum kamu membuang lebih banyak waktu, air mata, dan tenaga untuk orang yang salah. Bayangkan jika kamu baru tahu hal ini lima atau sepuluh tahun lagi, saat ikatan kalian sudah jauh lebih rumit dari sekarang.
Kamu sedang diselamatkan dari penderitaan yang lebih panjang. Ini bukan hukuman, ini adalah kesempatan untuk menarik napas dan menyadari bahwa kamu pantas mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik.
Kamu Berhak Mendapatkan Ketulusan
Kehilangan dia tidak akan membuatmu kurang sebagai manusia. Kamu tetap kamu, yang punya kapasitas untuk mencintai dan menyayangi orang lain dengan tulus.
Jangan biarkan tindakan kotornya membuatmu ikut menjadi orang yang pahit dan menutup diri. Dunia ini masih punya banyak orang yang mengerti arti komitmen dan kesetiaan yang sebenarnya.
Sekarang, yang perlu kamu lakukan adalah berhenti menyalahkan diri sendiri. Kamu sudah melakukan bagianmu dengan baik, dan sekarang saatnya kamu memberikan kasih sayang itu untuk dirimu sendiri yang sempat terabaikan.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor









