Kegagalan Transfer Ederson ke Manchester United Akibat Masalah Medis

Gelandang Atalanta asal Brasil, Ederson, dipastikan batal bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas 2026 setelah gagal melewati prosedur tes medis.
Keputusan tersebut diambil pihak klub Liga Inggris itu lantaran adanya temuan terkait riwayat cedera kambuhan sang pemain. Fokus utama pemeriksaan medis Manchester United tertuju pada masalah lutut serta catatan operasi meniskus yang pernah dijalani oleh pemain berusia 27 tahun tersebut.
Sebelum kesepakatan itu kandas, Manchester United dan Atalanta sebenarnya telah mencapai titik temu mengenai nilai transfer pemain. Angka yang disepakati mencapai 38 juta Euro atau setara dengan Rp778 miliar untuk memboyong Ederson ke Old Trafford.
Proses negosiasi ini berlangsung panjang karena Manchester United telah memantau perkembangan performa Ederson selama satu tahun terakhir. Mereka menilai sang gelandang mampu memberikan stabilitas yang dibutuhkan di lini tengah tim.
Namun, pihak manajemen klub lebih memilih untuk menarik diri daripada mengambil risiko jangka panjang terkait kondisi fisik pemain. Sebagai langkah kompensasi atas batalnya perekrutan tersebut, Manchester United langsung mengalihkan target belanja mereka.
Klub berjuluk The Red Devils ini akhirnya meresmikan kedatangan tiga gelandang baru sekaligus sepanjang bursa transfer ini. Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba kini menjadi wajah baru yang mengisi slot di sektor tengah.
Menanggapi kabar kegagalan medisnya, Ederson memberikan pernyataan resmi untuk meluruskan asumsi publik. Ia merasa kondisi fisiknya saat ini berada dalam keadaan yang optimal untuk berkompetisi di level tertinggi.
"Kondisi saya sangat baik, seperti biasanya," ujar Ederson. Ia menambahkan bahwa dirinya tidak merasakan keluhan apa pun yang dapat menghambat performanya di atas lapangan hijau.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa riwayat medis masa lalu tidak serta merta mencerminkan kesiapan fisiknya saat ini. Pemain tersebut menegaskan bahwa dirinya selalu merasa prima untuk menjalani jadwal pertandingan yang padat.
Pasca-kegagalan transfer tersebut, Ederson memilih untuk tetap bertahan di Italia. Ia resmi memperpanjang durasi kontraknya bersama Atalanta yang akan mengikatnya hingga tahun 2031.
Keputusan memperpanjang masa bakti ini sekaligus memberikan ketegasan atas komitmennya kepada klub Serie A tersebut. Memasuki musim 2026-2027, Ederson kini mengemban tanggung jawab baru dengan memimpin rekan-rekannya sebagai kapten tim.
Kondisi ini menjadi babak baru bagi karier Ederson di Atalanta sekaligus menutup spekulasi mengenai masa depannya di Liga Inggris. Manchester United pun kini fokus menatap kompetisi dengan komposisi gelandang yang telah mereka amankan.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor











