Padahal, merawat kecerdasan itu butuh energi besar, apalagi jika harus dibarengi dengan kesabaran menghadapi komentar miring di luar sana. Kita hanya ingin dihargai sebagai manusia seutuhnya, bukan sebagai robot yang disetel untuk selalu tersenyum manis dalam segala situasi pahit. Lucu rasanya melihat bagaimana standar sosial membuat kita harus terus-menerus meminta maaf hanya karena kita punya isi kepala.
Ini Semua Bukan Demi Mereka
Sebenarnya, semua kualitas hebat seperti cerdas, mandiri, dan lembut itu tidak perlu kamu miliki hanya demi menyenangkan mata orang lain yang melihatmu. Kamu belajar banyak hal dan merawat kelembutan hatimu karena kamu tahu betul bahwa dirimu berharga, bukan karena ingin dinilai sebagai perempuan ideal oleh lingkungan sekitar. Kelak, kualitas inilah yang akan menyelamatkanmu saat dunia sedang tidak ramah, termasuk saat kamu harus menjadi teladan pertama yang hangat untuk anak-anakmu nanti.
Jadi, kurangi beban di pundakmu karena kamu tidak sedang berkompetisi dalam kontes kecantikan tanpa akhir.
Napas Dulu, Kamu Sudah Hebat
Mulai hari ini, jadilah cerdas karena kamu menyukai pengetahuan, jadilah kuat karena kamu berhak melindungi dirimu, dan tetaplah santun karena jiwamu memang indah. Kamu tidak perlu menjadi sempurna untuk terlihat berharga, sebab menjadi dirimu yang apa adanya sudah lebih dari cukup untuk membuat dunia ini sedikit lebih hangat.