LSUV Bekas Tetap Jadi Primadona di Pasar Mobil Bekas Indonesia

Pasar mobil bekas di Indonesia masih didominasi oleh segmen Low Sport Utility Vehicle atau LSUV yang terus mencatatkan tren permintaan stabil.
Data dari Bursa Otomotif Mangga Dua Square per Rabu (9/9/2026) menunjukkan bahwa konsumen cenderung mencari kendaraan dengan daya tahan tinggi di berbagai medan jalan.
Karakteristik utama yang membuat LSUV diminati adalah ground clearance atau jarak pijak ke tanah yang cukup tinggi. Fitur ini sangat membantu pengemudi saat melewati jalanan rusak atau genangan air yang kerap ditemui di wilayah perkotaan Indonesia. Selain itu, kapasitas kabin yang lapang menjadikannya pilihan utama bagi keluarga yang membutuhkan ruang untuk menampung banyak penumpang.
Kepala Bursa Otomotif Mangga Dua Square, Agus Focus, menyatakan bahwa minat konsumen terhadap mobil jenis ini tidak pernah surut. Menurut dia, fleksibilitas mobil tinggi dengan kapasitas muatan besar menjadi alasan utama masyarakat memilih LSUV dibandingkan model lainnya.
Pilihan model yang tersedia di bursa mobil bekas cukup bervariasi dengan rentang harga yang kompetitif bagi kelas menengah.
Toyota Rush dan Daihatsu Terios menjadi pemimpin pasar untuk model LSUV bekas. Harga Toyota Rush saat ini berada di kisaran Rp 85 juta hingga Rp 272 juta. Sementara itu, Daihatsu Terios dibanderol antara Rp 87,5 juta sampai Rp 243 juta tergantung pada tahun perakitan dan kondisi mesin.
Selain dua merek tersebut, Honda BR-V dan Suzuki XL7 juga memiliki pangsa pasar yang tidak kalah besar.
Honda BR-V saat ini ditawarkan di rentang harga Rp 139 juta hingga Rp 260 juta. Adapun Suzuki XL7 memiliki banderol harga mulai dari Rp 172 juta hingga Rp 268 juta di pasar mobil sekunder.
Variasi harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor teknis.
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379462/original/095287800_1792633034-Khvicha_Kvaratskhelia.jpg)

