Manchester City Awali Liga Champions 2026 dengan Kemenangan atas Porto

Manchester City mengawali kiprah mereka di Liga Champions musim 2026-27 dengan kemenangan 2-0 atas Porto pada Rabu, 9 September 2026.
Pertandingan yang berlangsung di tengah guyuran hujan deras tersebut menjadi panggung bagi Erling Haaland, yang memborong dua gol kemenangan untuk skuad asuhan Enzo Maresca.
Hasil positif ini menandai kemenangan keempat secara beruntun bagi City di semua kompetisi. Meskipun unggul, permainan mereka sempat berada dalam tekanan besar dari lawan sepanjang babak kedua.
Haaland membuka keunggulan timnya pada menit ke-47 melalui sebuah sundulan terukur hasil umpan silang Enzo Fernandez. Gol tersebut tercipta setelah penyerang asal Norwegia itu memenangi duel udara melawan bek Porto, Jakub Kiwior.
Catatan statistik menunjukkan gol itu merupakan gol ke-58 bagi Haaland dalam 59 penampilan di Liga Champions. Torehan tersebut sukses melampaui jumlah gol Thomas Muller di ajang antarklub Eropa paling bergengsi ini.
Situasi sempat memanas menjelang turun minum saat Marc Guehi terlibat kontak fisik dengan Gabri Veiga dalam perebutan bola lambung. Insiden yang menyebabkan pendarahan pada kepala Veiga tersebut sempat ditinjau oleh sistem VAR.
Wasit Szymon Marciniak memutuskan untuk tidak meninjau kejadian tersebut di monitor sisi lapangan. Hal ini memicu protes keras dari publik tuan rumah dan siulan penonton yang menggema di stadion.
Memasuki babak kedua, koordinasi permainan City sempat goyah dan mereka beberapa kali melepaskan penguasaan bola dengan mudah. Maresca merespons situasi tersebut dengan menarik keluar Rayan Cherki serta Antoine Semenyo untuk memasukkan Iliman Ndiaye dan Elliot Anderson.
Di sisi lain, kiper Gianluigi Donnarumma tampil cukup mengkhawatirkan dengan melakukan sejumlah kesalahan teknis. Salah satunya terjadi pada menit ke-49 ketika ia menabrak Pepe, namun hukuman penalti urung diberikan karena pemain Porto terlebih dahulu terjebak offside.
Kesalahan individu kembali dilakukan Donnarumma saat salah mengantisipasi umpan balik rekan setimnya yang hampir dimanfaatkan oleh William Gomes. Beruntung bagi City, lini pertahanan mereka tetap mampu mengamankan gawang dari ancaman.
Haaland akhirnya menutup laga dengan gol keduanya pada masa tambahan waktu babak kedua. Kemenangan ini memberikan modal berharga bagi City dalam mengarungi ketatnya jadwal pertandingan musim ini.
Keputusan Maresca untuk tetap menurunkan Haaland sebagai starter terbukti efektif, meskipun ia sempat mengisyaratkan perlunya rotasi bagi sang penyerang. Kini, pemain berusia 26 tahun itu telah mengoleksi total lima gol sepanjang awal musim ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor








