Kamu Merasa Bebanmu Paling Berat? Mungkin Tuhan Percaya Kamu Lebih Kuat Dari yang Lain

Rasanya kayak tiap hari buka mata tuh langsung disambut sama tumpukan masalah yang nggak ada habisnya, ya?
Nggak cuma masalah kecil, tapi yang benar-benar bikin sesak dada, sampai kadang mikir, kok aku doang sih yang gini?
Kayak semua orang di sekitar tuh jalannya mulus-mulus aja, sementara kita berjuang sendirian di jalan berbatu.
Kok Rasanya Aku Doang yang Gini?
Jujur, pernah nggak sih kamu ngelihat teman yang hidupnya kayaknya adem ayem, postingannya selalu ceria, sementara kamu lagi jungkir balik ngurusin kerjaan yang nggak kelar-kelar, plus ada drama pribadi yang bikin pusing tujuh keliling?
Rasanya tuh kayak ada jurang pemisah yang lebar banget antara hidupmu sama hidup orang lain. Kamu merasa terisolasi dalam kesulitanmu sendiri.
Kadang kamu cuma butuh denger ada yang bilang, 'Aku ngerti kok rasanya.' Itu aja udah lumayan banget.
Atau malah, kamu pernah nggak ngeluh capek ke seseorang, terus dijawabnya, 'Ah gitu aja udah ngeluh, aku lebih parah.' Langsung pengen ngilang aja rasanya.
Dia Percaya Kamu Bisa
Tapi coba deh tarik napas sebentar. Dulu pas kamu merasa nggak sanggup ngadepin sesuatu, terus ternyata kamu bisa lewatin, inget nggak rasanya?
Rasanya kayak nemu kekuatan tersembunyi di dalam diri yang bahkan kamu sendiri nggak nyadar punya.
Itu bukan kebetulan, lho. Kadang, beban berat itu datang bukan buat ngejatuhin kamu, tapi justru buat nunjukkin seberapa kuatnya kamu sebenarnya.
Kayak di game, kalau kamu dikasih musuh yang gampang terus, levelnya nggak bakal naik-naik, kan? Kamu jadi nggak berkembang.
Beban Itu Valid, Tapi Kamu Lebih Valid
Nggak apa-apa kok kalau kamu ngerasa berat. Perasaan itu valid banget. Jangan ditahan-tahan, nanti meledak nggak karuan.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379462/original/095287800_1792633034-Khvicha_Kvaratskhelia.jpg)



