Michael Olise Jadi Bintang Kemenangan Bayern Munchen atas Bodo/Glimt

Michael Olise terpilih sebagai pemain terbaik atau Man of the Match dalam laga perdana Liga Champions 2026/2027 antara Bayern Munchen melawan Bodo/Glimt di Allianz Arena, Jumat dini hari WIB.
Penyerang asal Prancis tersebut mencatatkan performa impresif dengan kontribusi dua gol dan satu assist dalam kemenangan telak 5-0 bagi tuan rumah. Kemenangan besar ini membawa Die Roten mengamankan tiga poin pertama mereka di babak penyisihan grup.
Pertandingan berlangsung alot pada babak pertama dengan kedua tim bermain cukup berimbang dalam pertahanan. Situasi berubah drastis setelah turun minum saat intensitas serangan Bayern meningkat tajam hingga melahirkan lima gol sekaligus. Jamal Musiala, Harry Kane, serta Alphonso Davies turut mencatatkan nama mereka di papan skor, melengkapi dominasi yang dibangun Olise dan rekan-rekannya di sektor serang.
Tekanan konstan dari skuad asuhan pelatih tuan rumah membuat pertahanan Bodo/Glimt kehilangan fokus. Penderitaan tim tamu semakin lengkap setelah bek Odin Luras Bjortuft diusir wasit pada menit ke-88 karena menerima kartu merah.
Secara statistik, Michael Olise menunjukkan efektivitas tinggi dengan akurasi umpan mencapai 83 persen selama 90 menit berada di lapangan. Ia juga mencatatkan kecepatan lari maksimal di angka 31,4 kilometer per jam dengan total jarak tempuh mencapai 11 kilometer sepanjang pertandingan.
UEFA Technical Observer Group memberikan apresiasi khusus terhadap kontribusi nyata pemain berusia 24 tahun tersebut. Mereka menilai Olise sebagai ancaman konstan yang mampu menjadi pembeda di tengah ketatnya pertahanan lawan, terutama melalui ketajaman teknisnya pada babak kedua.
Gol pembuka dari kontribusi Olise tercipta saat ia mengirimkan assist bagi Harry Kane. Ia kemudian mencetak gol pribadi pada menit ke-83 dan menutup pesta gol Bayern melalui aksi keduanya di masa injury time pada menit ke-90+2.
Hasil ini menempatkan Bayern Munchen di posisi ketiga klasemen sementara Liga Champions dengan raihan tiga poin. Sementara itu, Bodo/Glimt harus mendekam di peringkat ke-35 tanpa poin sama sekali setelah menelan kekalahan telak pada laga pembuka mereka di kompetisi elite Eropa ini.
Baca juga tulisan lainnya dari Hendra Saputra
Penulis: Hendra Saputra
Editor: Beritana Editor












