Monza Raih Kemenangan Perdana di Serie A, Taklukkan Sassuolo 2-0 pada Pekan Kelima

AC Monza berhasil mengamankan tiga poin perdana mereka di Serie A musim 2026/2027 setelah menundukkan US Sassuolo Calcio dengan skor 2-0. Laga pembuka pekan kelima kompetisi kasta tertinggi Italia ini berlangsung di Stadion Brianteo, Monza, pada Sabtu (19/9/2026) dini hari WIB.
Penyerang tuan rumah, Gustavo Varela, tampil sebagai figur sentral dalam kemenangan Monza. Ia memborong sepasang gol pada babak kedua yang krusial.
Gol pembuka dicetak Varela pada menit ke-51 melalui sundulan kepala. Ia memanfaatkan umpan sepak pojok akurat dari Birindelli, mengirim bola masuk ke gawang Sassuolo yang dijaga Arijanet Muric.
Berselang dua belas menit kemudian, Varela kembali membobol gawang lawan. Penalti yang dieksekusinya sukses memperdaya Muric, menggandakan keunggulan Biancorossi.
Raihan tiga poin ini sekaligus mengakhiri serangkaian hasil kurang memuaskan yang dialami skuad asuhan Ivan Juric. Sebelumnya, Monza mengawali musim dengan satu hasil imbang dan menelan tiga kekalahan beruntun.
Di sisi lain, Sassuolo gagal meneruskan tren positif mereka. Kemenangan atas Juventus pada pekan sebelumnya tidak mampu menjadi modal untuk laga ini.
Sebelum pertandingan, pelatih Monza Ivan Juric sempat menepis anggapan mengenai situasi panik di timnya. Anggapan tersebut muncul meski Monza sempat terperosok di zona degradasi.
"Dalam sepak bola saya terbiasa dengan segala hal, tetapi ini bukan minggu yang bergejolak, saya merasa tenang," kata Juric, menegaskan keyakinannya.
Juric menambahkan bahwa kinerja anak asuhnya di lapangan sudah berada di jalur yang benar. Walaupun demikian, ia mengakui timnya masih terkendala pada penyelesaian akhir dan kerapuhan pertahanan.
"Pekerjaan yang dilakukan sangat baik, kami harus memiliki kegigihan yang tepat dengan menjadikan Chiellini dan tipe bek seperti itu sebagai model," ujarnya, menyiratkan standar tinggi untuk lini belakang.
Sementara itu, dari kubu lawan, pelatih Sassuolo Alberto Aquilani memberikan apresiasi khusus bagi penyerang Sebastiano Esposito. Pemainnya tersebut mendapat panggilan ke Tim Nasional Italia menjelang pertandingan ini.
"Seba adalah pemain kuat dengan kualitas bawaan dan baginya ini harus menjadi titik awal, dia memiliki segalanya untuk bermain di tim nasional, tetapi harus tetap rendah hati," jelas Aquilani.
Dalam perkembangan lain di Serie A, pelatih Torino Paolo Abate memberikan pembelaan kuat terhadap kiper utamanya, Perri. Sang kiper menjadi sasaran kritik tajam dari media menjelang laga melawan Bologna.
"Saya membaca hal-hal yang tidak saya sukai," kata Abate. Ia menekankan, "Anak itu tahu dia harus mengabaikannya, saya juga menuntut hal itu karena saya seorang yang tegas."
Abate memandang kritik yang dialamatkan kepada pemain baru di lingkungan anyar sangat tidak adil dan perlu diredam. Ia berpendapat bahwa periode adaptasi membutuhkan dukungan, bukan tekanan berlebihan.
"Satu hal adalah kritik, hal lain adalah komentar-komentar ini. Apalagi dikatakan pada seorang pemuda yang baru tiba di lingkungan baru, dengan tuntutan baru, yang belum menemukan rumah… Itu tidak mudah," tutur Abate.
Pelatih Torino itu menambahkan, "Di saat-saat seperti inilah saya memeluk pemain saya, mereka pantas mendapatkan kepercayaan dan energi."
Di tempat terpisah, pelatih Udinese Kosta Runjaic mengonfirmasi kembalinya Nicolò Zaniolo ke dalam skuad untuk laga kontra Cagliari. Keputusan mengenai penggunaannya masih ditinjau.
"Dia akan ada di sana, kami belum mengambil keputusan akhir tentang penggunaannya, kami masih harus memikirkannya malam ini apakah dia akan bermain sejak menit pertama atau dari bangku cadangan," kata Runjaic.
Runjaic menjelaskan, kondisi Zaniolo sudah membaik. Namun, staf medis tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan, mempertimbangkan risiko cedera kembali.
"Besok kita semua akan mengambil keputusan bersama," ujarnya. Ia melanjutkan, "Dia memberi tahu kami bahwa dia merasa sangat baik, dia melakukan sepasang sesi latihan penuh."
"Namun dalam kasus seperti ini, sedikit risiko juga harus dihitung mengingat periode dia absen," tambah Runjaic. "Akan menyenangkan melihatnya besok melawan Cagliari, lalu tentu saja selama jeda dia akan memiliki waktu untuk kembali ke level maksimal."
Pelatih Cagliari Fabio Pisacane juga memberikan pembaruan mengenai Daniel Maldini. Kondisi sang pemain dilaporkan baik usai terlibat insiden lalu lintas jelang menghadapi Udinese.
"Dia berlatih dengan baik," kata Pisacane. "Saya akan lihat besok apakah akan memainkannya, berdasarkan apa yang saya anggap paling tepat."
Pisacane turut mengomentari situasi bek senior Yerry Mina. Mina berpeluang kembali tampil usai pulih dari masalah kebugaran.
"Mina baik-baik saja, dia punya satu minggu lagi di kakinya," ungkap Pisacane. Ia menambahkan, "Deiola dan Rodriguez tampil baik di Bergamo dan saya memilih apa yang dibutuhkan tim."
"Saat ini kami memiliki beberapa pemain yang cedera," lanjut Pisacane. "Mina tetap menjadi nilai teknis dan karismatik dari tim ini. Di Udine dia bisa kembali bermain."
Sementara itu, pelatih Roma Gian Piero Gasperini mengungkapkan kesiapan skuadnya menjelang pertandingan besar melawan Inter Milan. Ia optimistis timnya dalam kondisi prima.
"Kami semua ada untuk besok dan saya bersilang jari," kata Gasperini. "Semua tersedia: ini sudah menjadi hasil yang luar biasa."
Ia mengakui, "Kemudian, dari 23 pemain, ada seseorang yang mengalami sedikit masalah, tapi itu normal." Gasperini menyimpulkan, "Hari ini kami melakukan penyelesaian akhir, tetapi dengan ketegangan yang meningkat semuanya akan kembali normal."
Kemenangan perdana Monza atas Sassuolo ini mengubah dinamika klasemen liga di pembukaan pekan kelima Serie A. Hasil tersebut juga menjadi sorotan di tengah berbagai persiapan tim lain menghadapi jadwal padat kompetisi.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor








