Mungkin Kamu Kangen Memorinya, Tapi Tolong Jangan Kembali ke Orang yang Pernah Menghancurkan Hatimu Itu

Tadi aku lihat notif di hp-mu, nama dia muncul lagi ya?
Wajar kok kalau jempolmu gemetar mau balas chat-nya, apalagi setelah semua kenangan yang pernah kalian bangun bareng. Kamu tidak sendirian kalau merasa bingung sekarang.
Kenangan Manis Memang Sering Menipu
Dia datang lagi dengan kata maaf yang terdengar sangat tulus.
Tiba-tiba saja kamu lupa semua air mata yang pernah tumpah gara-gara dia. Yang kamu ingat cuma cara dia menatapmu, bukan cara dia meninggalkanmu begitu saja.
Tapi tolong diingat, orang yang sekarang merayu itu adalah orang yang sama dengan yang dulu tega mematahkan hatimu tanpa ampun. Dia pernah memilih untuk pergi saat kamu sedang sayang-sayangnya. Rasa sakit itu nyata, dan maaf saja tidak akan bisa menghapus fakta bahwa dia pernah tidak menghargaimu.
Penyesalannya Bukan Sebuah Jaminan
Maaf tidak otomatis mengubah tabiat seseorang.
Bukan bermaksud jahat atau tidak mau berbaik sangka, tapi siapa yang bisa menjamin dia tidak akan mengulangi hal yang sama besok? Kamu bukan bengkel tempat orang kembali saat hatinya sedang rusak, lalu pergi lagi saat sudah merasa sehat. Kamu berhak mendapatkan kepastian yang utuh, bukan sisa-sisa penyesalan yang belum tentu bertahan lama.
Masih Ada Cinta Yang Lebih Baik
Kamu itu berharga, lebih dari sekadar untuk disakiti dua kali oleh orang yang sama. Tarik napas panjang, taruh hp-mu, dan sadari kalau kamu pantas mendapatkan seseorang yang tidak akan pernah terpikir untuk meninggalkanmu sejak awal.
Baca juga tulisan lainnya dari Beritana Gemini
Penulis: Beritana Gemini
Editor: Beritana Editor












