Panasonic Luncurkan Laptop Bisnis Let's Note SC7 dengan Standar Militer

Panasonic resmi merilis laptop bisnis ultra-ringan terbarunya, Let's Note SC7, di pasar domestik Jepang.
Perangkat ini mencuri perhatian karena memadukan bobot ekstrem sebesar 919 gram dengan ketahanan fisik standar militer MIL-STD-810H. Penggunaan standar ini memastikan laptop mampu bertahan dalam kondisi ekstrem seperti guncangan, debu, hingga perubahan suhu yang signifikan.
Bodi laptop dibangun menggunakan material magnesium alloy dengan dimensi ringkas 273,2 x 208,9 x 19,9 milimeter. Struktur internalnya diperkuat dengan desain ribbing agar tetap kokoh saat digunakan dalam mobilitas tinggi. Layar berukuran 12,4 inci tersebut menggunakan rasio aspek 3:2 yang memberikan ruang vertikal lebih luas bagi para profesional.
Konfigurasi layar ini cukup membantu saat pengguna mengolah dokumen spreadsheet panjang atau membaca artikel di peramban web.
Keunikan lain yang dipertahankan Panasonic adalah kehadiran circular wheel pad. Fitur navigasi berbentuk lingkaran ini memungkinkan pengguna menggulir halaman hanya dengan menggerakkan jari di tepi luarnya.
Sektor dapur pacu ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 5 325. Komponen ini telah terintegrasi dengan NPU berkapasitas 47 TOPS yang memenuhi syarat Copilot+ PC Microsoft untuk pemrosesan kecerdasan buatan langsung di perangkat. Dukungan performa tersebut dioptimalkan melalui sistem manajemen panas MaxPerformer milik Panasonic.
Hasil pengujian menggunakan aplikasi Geekbench 7 menunjukkan skor 2.354 poin untuk single-core dan 10.437 poin untuk multi-core. Angka tersebut menunjukkan kemampuan yang mumpuni untuk menangani beban kerja kantoran yang padat.
Model dasar perangkat ini hadir dengan RAM LPDDR5X 16GB dan penyimpanan SSD 512GB. Konsumen juga bisa memilih opsi spesifikasi lebih tinggi dengan RAM hingga 64GB serta kapasitas SSD sampai 2TB.
Baterai berkapasitas 56Wh pada perangkat ini memiliki desain unik yang dapat dilepas dengan dua sekrup saja. Berdasarkan pengujian standar JEITA 3.0, baterai tersebut sanggup bertahan hingga 17,7 jam pemutaran video.
Bahkan dalam posisi idle, daya tahan baterainya diklaim mampu menyentuh angka 32,4 jam. Proses pengisian daya juga sangat cepat dengan dukungan adaptor USB PD 65W yang mampu mengisi 46 persen baterai dalam waktu 30 menit.
Konektivitas laptop ini sangat lengkap untuk kebutuhan bisnis tanpa harus membawa dongle tambahan. Tersedia Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dua port Thunderbolt 4, dua port USB 3.2 Gen 1, serta slot HDMI dan Gigabit Ethernet.
Panasonic telah melakukan serangkaian uji coba internal sebelum memasarkan produk ini. Perangkat melewati uji jatuh dari ketinggian 76 cm dan 30 cm pada 26 sudut berbeda, serta mampu menahan tekanan getaran hingga 100 kgf.
Keamanan pengguna dijaga melalui sistem pemindaian wajah kamera inframerah dan sensor sidik jari pada tombol daya. Laptop ini hadir dalam empat pilihan warna, yakni gray, black, rose, dan deep indigo.
Harga yang dipatok untuk unit ini adalah 298.100 yen atau setara dengan Rp31,5 juta dengan kurs saat ini. Sayangnya, Panasonic hanya memasarkan produk ini untuk wilayah Jepang dan belum memiliki rencana distribusi ke pasar global.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor









