Perbandingan Amazon Alexa Tablet 12 Pro dan Fire HD 10, Mana yang Lebih Unggul?

Amazon baru saja meluncurkan Amazon Alexa Tablet 12 Pro sebagai pesaing baru di pasar tablet kelas menengah. Perangkat ini membawa perubahan signifikan jika dibandingkan dengan pendahulunya, Amazon Fire HD 10.
Langkah ini menandai upaya Amazon untuk beralih dari sekadar perangkat hiburan murah menuju alat produktivitas yang lebih serius.
Salah satu fitur yang paling mencolok pada Amazon Alexa Tablet 12 Pro adalah penggunaan layar nanomatte terbaru. Teknologi ini dirancang khusus untuk mengurangi pantulan cahaya matahari maupun lampu ruangan agar mata pengguna tidak cepat lelah. Jika dibandingkan dengan Amazon Fire HD 10 yang masih menggunakan layar glossy standar, perbedaan kenyamanan visualnya terasa sangat signifikan.
Pengguna yang sering membaca buku digital akan sangat mengapresiasi inovasi ini.
Selain pembaruan pada sektor layar, Amazon menyematkan fitur khusus yang disebut Kindle Mode. Fitur ini mengubah antarmuka tablet menjadi lebih minimalis dan mengoptimalkan kontras warna agar menyerupai perangkat baca Kindle asli. Hal tersebut memberikan nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan fungsi tablet sekaligus kenyamanan e-reader dalam satu perangkat.
Amazon Fire HD 10 yang lebih lama tidak memiliki optimasi perangkat lunak sedalam ini untuk urusan membaca.
Dari sisi spesifikasi teknis, Amazon Alexa Tablet 12 Pro mengusung peningkatan kapasitas RAM dan prosesor yang lebih cepat dari generasi sebelumnya. Berdasarkan data teknis, kecepatan pemrosesan datanya meningkat sekitar 30 persen dibandingkan model Fire HD 10 tahun lalu. Hal ini memastikan pengalaman multitasking yang lebih lancar saat pengguna membuka banyak aplikasi secara bersamaan.
Kapasitas baterainya juga diklaim mampu bertahan hingga 14 jam untuk penggunaan normal sehari-hari.
Meskipun kedua perangkat ini berjalan pada sistem operasi Fire OS, Alexa Tablet 12 Pro mendapatkan dukungan pembaruan keamanan yang lebih lama. Di pasar Amerika Serikat, tablet ini dibanderol dengan harga mulai dari USD 230 atau sekitar Rp3,6 juta. Sementara itu, Amazon Fire HD 10 masih tersedia di kisaran harga USD 140 yang setara dengan Rp2,2 juta.
Selisih harga sekitar Rp1,4 juta tersebut menjadi bahan pertimbangan utama bagi calon pembeli di tanah air.
Di Indonesia, tablet Amazon biasanya masuk melalui jalur impor karena perusahaan belum memiliki toko resmi di dalam negeri. Pembeli harus memperhatikan bahwa layanan Amazon Prime dan beberapa aplikasi mungkin memerlukan pengaturan khusus agar berfungsi optimal di wilayah Indonesia. Namun, popularitas tablet ini tetap tinggi karena daya tahan fisiknya yang dikenal sangat tangguh.
Perangkat ini sering menjadi pilihan bagi orang tua yang mencari gawai berkualitas untuk anak-anak mereka.
Jika dilihat dari aspek produktivitas, Alexa Tablet 12 Pro mendukung penggunaan aksesori tambahan seperti pena stylus dan papan ketik magnetis. Hal ini tidak ditemukan pada paket penjualan Fire HD 10 standar yang lebih difokuskan pada konsumsi konten media seperti video atau musik. Amazon tampak ingin menarik minat para profesional kreatif dan pelajar yang membutuhkan fleksibilitas kerja.
Keputusan untuk melakukan pemutakhiran perangkat bergantung pada kebutuhan spesifik setiap individu.
Jika Anda adalah pengguna Fire HD 10 yang merasa layar saat ini terlalu silau atau performanya mulai melambat, maka beralih ke model Pro adalah pilihan tepat. Namun bagi mereka yang hanya menggunakan tablet untuk menonton layanan streaming sesekali, model lama mungkin masih cukup memadai. Investasi pada layar nanomatte dan Kindle Mode merupakan nilai jual utama yang sulit ditemukan pada pesaing lain di kelas harga yang sama.
Kehadiran model Pro ini mempertegas posisi Amazon dalam persaingan perangkat tablet global yang semakin ketat.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor

![Microsoft Perkenalkan Port USB-C Magnetik, Mengapa Baru Sekarang? Why did it take so long for someone to make a magnetic USB-C port? [Video]](https://cdn.beritana.com/media/2026/10/why-did-it-take-so-long-for-someone-to-make-a-magnetic-usb-c-port-video.webp)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5274523/original/070033900_1751775109-niko.jpg)


