Perombakan Kebijakan Vaksin Anak AS Trump Picu Kontroversi Medis

Kebijakan vaksin anak di Amerika Serikat kembali menjadi sorotan setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif. Perintah ini mengusulkan perombakan signifikan pada jadwal imunisasi anak, termasuk mengurangi rekomendasi vaksinasi dan memperpanjang jarak antar dosis. Langkah ini memicu perdebatan sengit di kalangan pakar medis.
Perintah eksekutif tersebut menyerukan pemisahan vaksin campak, gondong, dan rubella (MMR) menjadi tiga suntikan terpisah. Selain itu, imunisasi anak-anak dianjurkan dilakukan dalam kunjungan medis yang berbeda kapan pun memungkinkan. Trump mengklaim langkah ini sebagai “kemenangan besar bagi hak orang tua dan sains standar emas.”













