Prakiraan Cuaca Bandung: Suhu Capai 32 Derajat Celcius dan Potensi Hujan Malam

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis prakiraan cuaca Bandung untuk hari Jumat, 11 September 2026, dengan suhu udara maksimal diproyeksikan mencapai 32 derajat Celcius. Wilayah Bandung Raya diprediksi akan didominasi oleh kondisi langit berawan sepanjang siang sebelum diguyur hujan dengan intensitas ringan pada malam hari.
Meskipun suhu udara terukur maksimal berada pada angka 32 derajat Celcius, BMKG menyebutkan bahwa suhu aktual yang dirasakan oleh tubuh manusia dapat terasa lebih panas hingga menyentuh 34 derajat Celcius pada puncak terik siang hari.
Kondisi hawa panas ini dipengaruhi oleh kelembapan udara yang berfluktuasi tajam antara 32 persen hingga 91 persen dalam rentang waktu 24 jam. Tingkat kelembapan yang tinggi menjelang malam hari, khususnya pada kisaran 89 persen, memicu udara terasa lebih gerah dari biasanya. Di sisi lain, tekanan udara terpantau stabil pada kisaran 756 mmHg hingga 762 mmHg, yang merupakan angka normal untuk wilayah dataran tinggi.
Pergerakan udara di wilayah ini relatif tenang dengan kecepatan angin hanya berkisar antara 0,1 meter per detik hingga 5,1 meter per detik dari arah Selatan.
Rendahnya kecepatan angin rata-rata yang hanya berkisar satu meter per detik meminimalkan potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa angin kencang di seluruh kawasan Bandung Raya. Hal ini juga berimbas pada penumpukan uap air di atmosfer lokal yang memicu tingginya persentase tutupan awan hingga mencapai 75 persen.
Potensi hujan ringan diperkirakan baru akan mulai membasahi bumi pasca-matahari terbenam, tepatnya mulai pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB. Presipitasi yang terukur tergolong sangat tipis, berkisar antara 0,2 milimeter hingga 0,6 milimeter saja. Kendati demikian, warga yang kerap beraktivitas di luar ruangan pada malam hari diimbau untuk mengantisipasi potensi basah ini dengan membawa payung atau jas hujan.
Meskipun hujan mengguyur pada malam hari, jarak pandang mendatar atau visibilitas horizontal di jalanan Bandung diproyeksikan tetap aman pada jarak sepuluh kilometer.
Kondisi cuaca Bandung yang fluktuatif ini tidak lepas dari karakteristik geografisnya yang berupa cekungan raksasa di dataran tinggi Jawa Barat. Karakter ini kerap memicu perbedaan suhu harian yang mencolok antara siang hari yang terik dengan malam hari yang dingin dan lembap.
BMKG Jawa Barat secara rutin mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh di tengah perubahan cuaca harian yang dinamis seperti ini. Transisi suhu dari panas terik ke hujan ringan berpotensi memengaruhi daya tahan tubuh, terutama bagi pengendara sepeda motor. Oleh sebab itu, pemantauan berkala terhadap informasi cuaca resmi sangat disarankan sebelum melakukan perjalanan jauh di malam hari.
Layanan pembaruan data cuaca dari stasiun klimatologi setempat terus dilakukan sepanjang hari guna mendeteksi dinamika atmosfer terbaru. Warga dapat mengakses informasi real-time ini melalui kanal komunikasi digital resmi milik lembaga meteorologi nasional tersebut.
Baca juga tulisan lainnya dari Arief Wicaksono
Penulis: Arief Wicaksono
Editor: Beritana Editor











