Prioritaskan Sentimen Suporter, Barcelona Tolak Sponsor Revolut Akibat Figo

Klub sepak bola raksasa Spanyol, FC Barcelona, secara resmi menolak tawaran kerja sama sponsor dari perusahaan teknologi finansial global, Revolut, pada 17 September 2026. Penolakan ini dipicu oleh keterlibatan Luis Figo, mantan pemain kontroversial bagi Blaugrana, dalam kampanye promosi Revolut.
Meskipun tawaran Revolut dilaporkan sangat menggiurkan secara finansial, manajemen Barcelona memprioritaskan kehormatan klub dan sentimen kuat para suporter.
Negosiasi awal antara Barcelona dan Revolut telah berjalan cukup jauh, mempertimbangkan potensi kemitraan finansial yang signifikan bagi klub. Namun, diskusi tersebut terhenti mendadak setelah kampanye promosi Revolut secara jelas menampilkan sosok Luis Figo. Kemunculan Figo dalam promosi tersebut segera memicu pertimbangan ulang serius dari dewan direksi klub.
Figo merupakan salah satu figur paling polarisasi dalam sejarah FC Barcelona. Ia dikenal luas sebagai pemain yang secara mengejutkan meninggalkan Camp Nou untuk bergabung dengan rival abadi, Real Madrid, pada tahun 2000, sebuah kepindahan yang hingga kini masih dianggap sebagai "pengkhianatan" oleh banyak penggemar.
Menurut sebuah sumber dari manajemen Barcelona, keputusan tersebut adalah langkah yang tak terhindarkan. "Kami menolak kerja sama ini karena kampanye Revolut yang menggunakan sosok Luis Figo, yang bagi banyak pendukung kami adalah figur kontroversial," ujar sumber tersebut.
Transfer Figo ke Real Madrid kala itu memecahkan rekor dunia dengan nilai 62 juta euro, sebuah angka yang fantastis pada masanya. Selama lima musim bersama Barcelona, gelandang Portugal ini mencatatkan 249 penampilan, menyumbangkan 45 gol, dan berhasil mempersembahkan dua gelar La Liga bagi tim Katalan.
Presiden klub, Joan Laporta, menegaskan bahwa penolakan ini merupakan bentuk penghormatan mendalam kepada para pendukung setia. Ia menyadari bahwa memori kepindahan Figo masih menyisakan luka emosional yang mendalam di kalangan basis penggemar.
"Keputusan ini adalah bentuk penghormatan kepada para pendukung yang masih merasakan luka atas kepindahan Figo ke Real Madrid," demikian pernyataan Joan Laporta, Presiden Barcelona.
Penolakan terhadap tawaran Revolut, yang padahal sangat menguntungkan secara finansial, mencerminkan komitmen kuat Barcelona terhadap filosofi klub. Manajemen Blaugrana secara konsisten menempatkan identitas dan koneksi emosional dengan suporter di atas pertimbangan komersial semata. Sikap ini bukanlah kali pertama Barcelona menunjukkan ketegasan terkait nilai-nilai inti klub mereka.
Setelah menghentikan pembicaraan dengan Revolut, Barcelona dilaporkan segera membuka kembali dialog dengan La Caixa, institusi finansial terkemuka di Spanyol. Langkah ini mengindikasikan bahwa klub sedang mencari mitra sponsor yang lebih selaras dengan nilai-nilai sejarah dan budaya mereka.
La Caixa sendiri bukan nama asing bagi Barcelona; kedua belah pihak sebelumnya telah menjalin kemitraan yang berakhir beberapa waktu lalu. Pembicaraan ulang ini terjadi setelah kontrak sponsor sebelumnya antara Barcelona dan institusi finansial tersebut tidak diperbarui.
Laporan dari berbagai media Spanyol, termasuk El Pais, Mundo Deportivo, dan Catalunya Ràdio, pada 17 hingga 18 September 2026, telah mengonfirmasi penolakan sponsor Revolut dan dimulainya kembali negosiasi dengan La Caixa. Ini menandakan sebuah periode penting bagi Barcelona dalam menentukan arah kemitraan komersialnya.
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor











