Tiga Tahun Pasca-Gempa Maroko, Ribuan Korban Masih Hidup di Tenda

Tiga tahun setelah gempa Maroko berkekuatan magnitudo 6,8 meluluhlantakkan wilayah Pegunungan Atlas Tinggi, ribuan warga yang selamat masih harus berjuang di tengah lambatnya proses rekonstruksi dan ketimpangan bantuan pemerintah.
Bencana alam gempa Maroko yang terjadi pada 8 September 2023 tersebut menelan lebih dari 2.900 korban jiwa dan merusak puluhan ribu tempat tinggal. Meskipun proyek pembangunan kembali terus berjalan, kenyataan di lapangan menunjukkan adanya jurang pemisah yang lebar antara wilayah yang cepat pulih dan daerah yang terabaikan.
Di Desa Ighermane yang terletak sekitar 50 kilometer sebelah barat daya Marrakesh, proses pemulihan berjalan relatif lancar bagi sebagian warga. Mohamed Ait Belaid, seorang lansia berusia 72 tahun, kini sudah bisa menempati rumah barunya yang kokoh meskipun berukuran lebih kecil daripada kediamannya terdahulu. Ia menerima bantuan dana stimulan dari pemerintah setempat untuk mendirikan kembali bangunan yang runtuh tersebut.











