Pihak TikTok juga belum memberikan tanggapan resmi atas pertanyaan tambahan yang diajukan oleh media teknologi TechCrunch terkait kelanjutan proyek ini.
Langkah ekspansi ke sektor finansial sebenarnya bukan hal baru bagi platform milik ByteDance tersebut. Pada awal tahun ini, Reuters melaporkan bahwa raksasa teknologi asal China itu telah mengajukan izin operasional kepada bank sentral Brasil untuk bertindak sebagai lembaga penyedia layanan pinjaman dan pembayaran. Upaya ekspansi tersebut memperlihatkan ambisi besar perusahaan untuk mengintegrasikan layanan sosial dengan utilitas keuangan.
Meskipun lebih dikenal luas sebagai platform berbagi video pendek, aplikasi ini terus memperluas layanannya ke berbagai sektor lain seperti mesin pencari, pemesanan hotel, hingga gim seluler. Jika fitur transfer dana ini resmi diluncurkan secara global, mereka akan langsung berhadapan dengan pemain besar di pasar pembayaran digital seperti Venmo dan Zelle, sebuah jaringan pembayaran digital milik konsorsium perbankan Amerika Serikat.
Langkah ini serupa dengan strategi platform X, sebelumnya bernama Twitter, yang telah meluncurkan layanan X Money untuk memfasilitasi transaksi keuangan antarpengguna.