Veda Ega Pratama Siap Tampil Optimal di Ajang Moto3 Mandalika 2026

Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian publik tanah air jelang perhelatan balap motor Moto3 Mandalika 2026 yang akan berlangsung akhir pekan ini.
Pembalap muda berbakat asal Gunungkidul yang membela Honda Team Asia tersebut menatap seri ke-17 musim ini dengan kepercayaan diri tinggi. Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi saksi bisu perjuangan Veda untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Performa Veda dalam beberapa balapan terakhir menunjukkan grafik peningkatan yang cukup konsisten di kelas yang sangat kompetitif ini. Pada balapan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi pekan lalu, ia berhasil finis di urutan ke-11. Padahal, saat itu ia harus berjuang keras setelah memulai balapan dari posisi start ke-18.
Hasil tersebut tercatat sebagai capaian terbaiknya dalam empat seri terakhir sejak Grand Prix Aragon. Sebelumnya, Veda sempat finis di posisi ke-20 di Aragon, ke-18 di San Marino, dan menempati urutan ke-13 di Austria.
Bagi Veda, Sirkuit Mandalika bukan sekadar lintasan balap biasa karena ia memiliki memori manis di sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut. Ia pernah menunjukkan performa impresif saat berkompetisi di ajang Asia Talent Cup sepanjang 2021 hingga 2023.
Pengalaman serupa juga ia tunjukkan saat bertarung di kejuaraan Asia Road Racing Championship atau ARRC periode 2023 sampai 2024. ARRC sendiri merupakan ajang balap motor tingkat benua Asia yang sering menjadi batu loncatan bagi para pembalap muda menuju kompetisi kelas dunia seperti Moto3 atau Moto2.
Keakraban dengan karakteristik lintasan di Lombok diharapkan mampu menjadi modal utama Veda untuk menembus dominasi pembalap asing. Dukungan penuh dari penonton tuan rumah tentu menjadi motivasi tambahan yang tidak ternilai bagi sang pembalap.
Publik tentu masih ingat bagaimana Veda memulai debutnya dengan manis di ajang Asia Talent Cup seri Indonesia pada tahun 2021. Saat itu, ia berhasil menembus posisi kedelapan di balapan pertama meskipun hanya berstatus sebagai pembalap tamu yang menerima fasilitas wildcard.
Fasilitas wildcard adalah hak istimewa yang diberikan penyelenggara balap kepada pembalap non-reguler untuk ikut serta dalam satu seri tertentu. Kesempatan tersebut menjadi pembuktian awal bahwa Veda memiliki potensi untuk bersaing di level internasional.
Kini tantangan di depan mata jauh lebih besar mengingat ketatnya persaingan di kancah Moto3 musim 2026. Seluruh mata pecinta balap tanah air akan tertuju pada aksi Veda saat turun ke lintasan mulai Jumat hingga Minggu, 9 sampai 11 Oktober 2026. Akankah ia mampu meraih podium perdana di depan publik sendiri?
Baca juga tulisan lainnya dari Putri Rahayu
Penulis: Putri Rahayu
Editor: Beritana Editor














