Visi Jelas dan Kerja Keras: Presiden Como Puji Cesc Fabregas Lampaui Ekspektasi

Presiden Como, Mirwan Suwarso, melontarkan pujian setinggi langit kepada Cesc Fabregas, mengakui bahwa pelatih asal Spanyol itu telah melampaui semua ekspektasi klub sejak dipercaya menukangi tim utama.
Suwarso menekankan bahwa Fabregas telah memberikan arah yang sangat jelas bagi perkembangan Como, sebuah klub Italia yang kini berada di bawah kepemilikan investor Indonesia, hingga mampu melesat dalam waktu yang relatif singkat.
Dalam sebuah wawancara dengan Cronache di Spogliatoio, yang disadur oleh TuttoMercatoWeb dan dikutip Football Italia, Suwarso menjelaskan bahwa visi Fabregas menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun tim.
Ia mengaku telah melihat kecerdasan dan pemikiran strategis sang pelatih sejak masih menangani tim Primavera Como, skuad muda klub tersebut.
"Fabregas telah melampaui semua ekspektasi kami. Banyak orang mungkin berpikir kami membangun atap terlebih dahulu, padahal kami selalu berusaha membangun fondasi yang kuat," ujar Suwarso.
"Kami membutuhkan visi yang luas dan arah yang jelas, dan Cesc memberikan itu kepada kami secara konsisten."
Suwarso menambahkan, sejak menukangi tim muda Como, Fabregas sudah memiliki pandangan yang sangat jernih mengenai sepak bola.
Visi yang komprehensif ini, menurut Suwarso, terasa begitu relevan dan layak menjadi pedoman bagi tim utama Como, bukan hanya terbatas pada level pembinaan usia dini.
Perkembangan Como di bawah arahan Fabregas menjadi gambaran nyata kemajuan pesat yang dicapai klub dalam beberapa musim terakhir.
Dalam kurun waktu sedikit lebih dari dua musim, mereka telah beranjak dari Serie B, kasta kedua Liga Italia, hingga secara mengejutkan berhasil mencapai Liga Champions, kompetisi antarklub paling elite di Eropa.
Kiprah perdana Como di Liga Champions musim ini dibuka dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas RB Leipzig, sebelum kemudian menundukkan Fiorentina 3-1 di Serie A.
Puncak dari serangkaian pertandingan penting tersebut adalah laga kandang melawan raksasa Inggris Manchester United, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu malam.
Peran Fabregas di Como tidak terbatas pada urusan taktik di lapangan hijau saja.
Suwarso mengungkapkan, mantan gelandang Arsenal dan Barcelona itu juga secara proaktif menyusun laporan mendalam untuk para pemilik klub sebelum setiap pertandingan.
Menurutnya, kebiasaan semacam ini membantu semua pihak terkait memiliki pemahaman yang sama mengenai kondisi tim dan strategi yang akan diterapkan.
Selain itu, praktik tersebut juga memungkinkan evaluasi hasil kinerja tim secara lebih objektif dan berdasarkan data.
"Saya heran praktik seperti ini belum banyak diterapkan di dunia sepak bola," kata Suwarso.
"Padahal, hal tersebut cukup lazim di perusahaan lain dan cabang olahraga berbeda. Dengan begitu, semua orang memiliki pemahaman yang sama dan bisa menilai hasil secara lebih objektif."
Di luar perkembangan tim utama, Como juga memiliki ambisi jangka panjang yang kuat dalam membangun identitas dan filosofi klub.
Suwarso menegaskan bahwa mereka sangat bertekad untuk mengembangkan sebanyak mungkin pemain muda bertalenta.
Tujuan utamanya adalah agar para pemain ini kelak dapat memperkuat Tim Nasional Italia.
"Kami adalah klub Italia lebih dari apa pun, dan tujuan kami adalah mengembangkan sebanyak mungkin pemain muda untuk tim nasional," ujar Suwarso.
"Secara bertahap, kami bahkan ingin membangun tim yang seluruhnya terdiri dari pemain Italia. Jika memungkinkan, idealnya mereka semua berasal dari Lombardia, seperti model yang diterapkan Athletic Club di Spanyol."
Suwarso turut menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi dua pemegang saham minoritas Como yang juga merupakan figur sepak bola ternama, yaitu Thierry Henry dan Raphael Varane.
Ia menilai Henry memainkan peran yang sangat signifikan dalam pertumbuhan keseluruhan klub.
Sementara itu, Varane memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan sektor pemain muda Como, yang menjadi prioritas jangka panjang klub.
"Henry memainkan peran yang sangat penting dalam pertumbuhan kami, terutama dalam aspek visi dan strategi klub," kata Suwarso.
Mengenai Varane, Suwarso menambahkan, "Mantan bek Timnas Prancis tersebut telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pembinaan pemain muda Como, membawa pengalaman dan standar profesionalisme yang tinggi."
Baca juga tulisan lainnya dari Dimas Ardianto
Penulis: Dimas Ardianto
Editor: Beritana Editor










