Liga Champions: Como Jamu Manchester United di Stadion Giuseppe Sinigaglia

Stadion Giuseppe Sinigaglia di Italia akan menjadi panggung pertandingan bersejarah bagi Como yang akan menjamu raksasa Inggris, Manchester United. Laga ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027 ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 18.45 waktu setempat.
Pertarungan ini membawa misi berbeda bagi kedua kubu di tengah ketatnya persaingan klasemen Eropa. Como bertekad bangkit dari kekalahan sebelumnya, sementara Manchester United datang dengan ambisi besar untuk menghentikan tren buruk enam pertandingan tanpa kemenangan di seluruh kompetisi.
Bagi Como, laga ini menandai pertemuan perdana mereka dengan klub sebesar Manchester United dalam sejarah klub. Pelatih Como, Cesc Fàbregas, memandang duel ini sebagai momen krusial untuk menunjukkan perkembangan tim di hadapan publik sendiri.
Fàbregas dengan tegas menepis narasi krisis yang dialamatkan kepada lawan mereka. Dia menekankan bahwa di level profesional, setiap tim memiliki kapasitas untuk saling mengalahkan terlepas dari hasil minor yang mereka raih baru-baru ini.
"Kami tidak melihat adanya krisis, karena dalam sepak bola jadwal pertandingan yang sangat padat tidak memberikan ruang bagi tim untuk merenung. Kami adalah profesional yang berfokus pada persaingan di atas lapangan," ujar Fàbregas dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
Pendekatan filosofis Fàbregas tidak terlepas dari pengalamannya belajar di bawah arahan pelatih legendaris seperti Pep Guardiola dan José Mourinho. Ia ingin anak asuhnya tetap menjaga identitas permainan meski harus menghadapi tekanan lawan yang lebih berpengalaman.
Di sisi lain, kubu Manchester United berada di bawah bayang-bayang tekanan besar setelah hasil kurang memuaskan melawan Atlético de Madrid dan Leeds United. Pelatih Michael Carrick diprediksi akan merotasi susunan pemain untuk mencari keseimbangan taktik yang lebih efektif.
Kabar kembalinya Matthijs de Ligt ke dalam skuad menjadi sorotan, setelah absen panjang akibat pemulihan cedera punggung. Kehadirannya diharapkan mampu memperkokoh lini pertahanan United yang sedang berusaha memperbaiki posisi di peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Champions.
Pertandingan ini akan dipimpin oleh wasit asal Jerman, Sven Jablonski. Publik Italia menanti apakah Como mampu memberikan kejutan dengan memanfaatkan momentum positif mereka setelah mengalahkan Fiorentina di liga domestik baru-baru ini.
Kepercayaan diri Como juga terpancar dari pernyataan gelandang Nico Paz yang menyebut pertandingan ini sebagai penghargaan atas kerja keras klub dalam beberapa tahun terakhir. Mereka siap memberikan perlawanan sengit meski sadar akan perbedaan pengalaman di panggung Eropa.
Bagi para penggemar, laga ini bukan sekadar mengejar tiga poin untuk memperbaiki posisi di klasemen. Ini adalah pembuktian bahwa tim yang sedang membangun fondasi baru mampu menantang sejarah panjang tim papan atas benua biru.
Baca juga tulisan lainnya dari Rizky Pratama
Penulis: Rizky Pratama
Editor: Beritana Editor









